Depok.suara.com - Polisi angkat bicara merespons heboh isu Kelpin perekam kengerian di pintu 13 Stadion Kanjuruhan diculik intel dan oknum aparat. Karena, Kelpin merupakan saksi sekaligus orang yang merekam apa yang sebenarnya terjadi saat Tragedi Kanjuruhan pada Sabtu, (1/10) lalu.
Video yang direkam Kelpin viral lantaran memperlihatkan situasi saat suporter terkunci saat hendak keluar dari stadion. Ratusan suporter itu berusaha menyelamatkan diri setelah adanya gelombang penembakan gas air mata.
Namun, setelah kejadian itu, Kelpin dikabarkan tidak kunjung kembali ke rumah dan diisukan diculik oleh intel.
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Dedi Prasetyo mengungkap fakta bahwa Kelpin memang diamankan oleh pihak kepolisian. Kelpin, lanjutnya, adalah bagian 29 saksi yang diperiksa oleh tim penyidik.
"Yang merekam itu (Kelpin, red) sekarang dijadikan saksi oleh penyidik," kata Dedi di Mapolres Malang, Selasa (4/10/2022).
Irjen Dedi Prasetyo menjawab isu Kelpin perekam kengerian di pintu 13 Stadion Kanjuruhan diculik intel dan oknum aparat. Dedi menjelaskan bahwa Kelpin dimintai keterangan untuk melengkapi data penyelidikan kasus tersebut.
Hasil penyelidikan itu nantinya akan menjadi dasar bagi penyidik dalam menetapkan tersangka.
"Proses penyelidikan sampai besok," kata Irjen Dedi.
Baca Juga: Ria Ricis Rutin Ajak Baby Moana Latihan Tummy Time, Apa Sih Manfaatnya?
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Sisi Humanis Warga Iran, Tawarkan Buah ke Jurnalis Padahal Rumahnya Hancur Lebur Habis Diserang
-
Tak Cuma Kepala Dinas, Bupati Tulungagung Diduga Peras Sekolah dan Camat
-
Isuzu Kantongi Pesanan 354 unit Kendaraan Niaga Selama GIICOMVEC 2026
-
Physical vs Chemical Sunscreen, Mana yang Lebih Aman untuk Bumil? Cek 5 Rekomendasinya
-
River Ranger Jakarta Pilih Tersesat di Pedalaman Demi Solusi Warga, Kenapa?
-
Ikhtiar Mbah Kibar Melawan Sita Bank dengan Goresan Kuas, Bukan Belas Kasihan
-
Bukan Cuma Bangun Rumah, Strategi KPR BRI Ini Ternyata Hidupkan UMKM di Daerah
-
DKZ Akhiri Aktivitas Grup, Member Lanjutkan Karir secara Individu
-
Menepis Hoaks Izin Lintas Udara: Strategi Cerdik Prabowo Mengunci AS, Rusia, dan China
-
Misteri Sayatan di Gedangsewu: Nenek S Tewas Bersimbah Darah Usai Sembuh dari Tipes