- Eko Cahyono, mantan TKI asal Lampung, mengembangkan bisnis mini ATM di Mesuji menggunakan layanan digital BukuAgen sejak 2024.
- Usaha Eko kini berkembang menjadi delapan outlet yang mencatatkan belasan ribu transaksi serta meraih penghargaan Agen Juara 2026.
- Keberhasilan bisnis Eko berhasil menciptakan lapangan pekerjaan bagi delapan warga lokal di wilayah sekitar tempat tinggalnya di Lampung.
Suara.com - Bagi sebagian orang, bekerja di luar negeri menjadi jalan untuk memperbaiki taraf hidup. Namun bagi Eko Cahyono, pengalaman menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI) di Korea Selatan justru menjadi bekal untuk menciptakan peluang ekonomi bagi banyak orang setelah kembali ke kampung halamannya di Kabupaten Mesuji, Lampung.
Kini, Eko tidak hanya menjalankan usaha sendiri, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar melalui jaringan delapan outlet mini ATM yang ia kelola.
Perjalanan tersebut tidak dimulai dengan modal besar maupun dukungan jaringan bisnis yang luas. Setelah pulang dari Korea Selatan beberapa tahun lalu, Eko merintis usaha dari sebuah toko bangunan sederhana. Seiring berjalannya waktu, ia mengembangkan bisnisnya ke penjualan perabot rumah tangga.
Dari sana, Eko melihat kebutuhan lain yang cukup besar di lingkungan tempat tinggalnya, yakni akses layanan transaksi keuangan yang lebih dekat dan mudah dijangkau masyarakat.
Ia kemudian mulai membuka layanan mini ATM. Meski usaha tersebut berjalan, Eko mengaku sempat menghadapi berbagai kendala operasional, terutama ketika mesin mengalami gangguan dan membutuhkan penanganan cepat.
Titik balik datang pada 2024 saat ia mulai menggunakan layanan BukuAgen. Menurut Eko, layanan yang lebih responsif membantu operasional bisnisnya berjalan lebih lancar.
"Kalau ada masalah, cukup WhatsApp ke tim sales dan langsung ada solusi. Pendapatannya juga jauh lebih baik," ujar Eko.
Keputusan tersebut menjadi awal pertumbuhan usahanya. Dari empat outlet saat pertama kali bergabung dengan BukuAgen, kini Eko telah mengembangkan bisnisnya menjadi delapan outlet dengan total 10 mesin EDC yang seluruhnya menggunakan layanan tersebut.
Pertumbuhan usaha itu turut berdampak pada peningkatan transaksi. Sepanjang Januari 2025 hingga Januari 2026, jaringan usaha yang dikelolanya mencatatkan 18.806 transaksi. Pencapaian tersebut mengantarkan Eko meraih penghargaan Agen Juara dengan transaksi tertinggi untuk wilayah Lampung, Sumatera Selatan, Bengkulu, dan Jambi dalam ajang Laskar Agen Juara Roadshow 2026 di Palembang.
Baca Juga: Krisis Lapangan Kerja Formal: Biang Kerok di Balik UMR Masuk Benefit!
Meski demikian, bagi Eko, pencapaian terbesar bukanlah penghargaan ataupun angka transaksi.
Baginya, keberhasilan sesungguhnya adalah ketika usahanya mampu membuka kesempatan kerja bagi masyarakat di sekitarnya.
"Saya senang bisa membuka lapangan kerja baru. Melihat berita tentang sulitnya mencari kerja sekarang, saya bangga kalau usaha ini bisa membantu warga sekitar mendapatkan pekerjaan," katanya.
Setiap kali membuka outlet baru, Eko merekrut warga dari desa tempat outlet tersebut beroperasi. Saat ini, jaringan usahanya telah mempekerjakan delapan karyawan yang seluruhnya berasal dari masyarakat lokal. Menariknya, dua di antaranya merupakan lulusan sarjana.
Selain menciptakan lapangan kerja, outlet-outlet milik Eko juga menjadi bagian penting dari aktivitas ekonomi masyarakat setempat. Beroperasi setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 20.00 WIB, outlet tersebut melayani berbagai kebutuhan transaksi, mulai dari tarik tunai, transfer uang, hingga pembayaran tagihan.
Di sejumlah wilayah Mesuji, keberadaan layanan tersebut menjadi alternatif yang lebih praktis dibandingkan harus menempuh perjalanan ke ATM atau kantor bank.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan