Lifestyle / Male
Kamis, 04 Juni 2026 | 20:53 WIB
Eko Cahyono, mantan TKI asal Lampung yang sukses membangun delapan outlet mini ATM. (Dok. Ist)
Baca 10 detik
  • Eko Cahyono, mantan TKI asal Lampung, mengembangkan bisnis mini ATM di Mesuji menggunakan layanan digital BukuAgen sejak 2024.
  • Usaha Eko kini berkembang menjadi delapan outlet yang mencatatkan belasan ribu transaksi serta meraih penghargaan Agen Juara 2026.
  • Keberhasilan bisnis Eko berhasil menciptakan lapangan pekerjaan bagi delapan warga lokal di wilayah sekitar tempat tinggalnya di Lampung.

Suara.com - Bagi sebagian orang, bekerja di luar negeri menjadi jalan untuk memperbaiki taraf hidup. Namun bagi Eko Cahyono, pengalaman menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI) di Korea Selatan justru menjadi bekal untuk menciptakan peluang ekonomi bagi banyak orang setelah kembali ke kampung halamannya di Kabupaten Mesuji, Lampung.

Kini, Eko tidak hanya menjalankan usaha sendiri, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar melalui jaringan delapan outlet mini ATM yang ia kelola.

Perjalanan tersebut tidak dimulai dengan modal besar maupun dukungan jaringan bisnis yang luas. Setelah pulang dari Korea Selatan beberapa tahun lalu, Eko merintis usaha dari sebuah toko bangunan sederhana. Seiring berjalannya waktu, ia mengembangkan bisnisnya ke penjualan perabot rumah tangga.

Dari sana, Eko melihat kebutuhan lain yang cukup besar di lingkungan tempat tinggalnya, yakni akses layanan transaksi keuangan yang lebih dekat dan mudah dijangkau masyarakat.

Ia kemudian mulai membuka layanan mini ATM. Meski usaha tersebut berjalan, Eko mengaku sempat menghadapi berbagai kendala operasional, terutama ketika mesin mengalami gangguan dan membutuhkan penanganan cepat.

Titik balik datang pada 2024 saat ia mulai menggunakan layanan BukuAgen. Menurut Eko, layanan yang lebih responsif membantu operasional bisnisnya berjalan lebih lancar.

"Kalau ada masalah, cukup WhatsApp ke tim sales dan langsung ada solusi. Pendapatannya juga jauh lebih baik," ujar Eko.

Keputusan tersebut menjadi awal pertumbuhan usahanya. Dari empat outlet saat pertama kali bergabung dengan BukuAgen, kini Eko telah mengembangkan bisnisnya menjadi delapan outlet dengan total 10 mesin EDC yang seluruhnya menggunakan layanan tersebut.

Pertumbuhan usaha itu turut berdampak pada peningkatan transaksi. Sepanjang Januari 2025 hingga Januari 2026, jaringan usaha yang dikelolanya mencatatkan 18.806 transaksi. Pencapaian tersebut mengantarkan Eko meraih penghargaan Agen Juara dengan transaksi tertinggi untuk wilayah Lampung, Sumatera Selatan, Bengkulu, dan Jambi dalam ajang Laskar Agen Juara Roadshow 2026 di Palembang.

Baca Juga: Krisis Lapangan Kerja Formal: Biang Kerok di Balik UMR Masuk Benefit!

Meski demikian, bagi Eko, pencapaian terbesar bukanlah penghargaan ataupun angka transaksi.

Baginya, keberhasilan sesungguhnya adalah ketika usahanya mampu membuka kesempatan kerja bagi masyarakat di sekitarnya.

"Saya senang bisa membuka lapangan kerja baru. Melihat berita tentang sulitnya mencari kerja sekarang, saya bangga kalau usaha ini bisa membantu warga sekitar mendapatkan pekerjaan," katanya.

Setiap kali membuka outlet baru, Eko merekrut warga dari desa tempat outlet tersebut beroperasi. Saat ini, jaringan usahanya telah mempekerjakan delapan karyawan yang seluruhnya berasal dari masyarakat lokal. Menariknya, dua di antaranya merupakan lulusan sarjana.

Eko Cahyono, mantan TKI asal Lampung yang sukses membangun delapan outlet mini ATM. (Dok. Ist)

Selain menciptakan lapangan kerja, outlet-outlet milik Eko juga menjadi bagian penting dari aktivitas ekonomi masyarakat setempat. Beroperasi setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 20.00 WIB, outlet tersebut melayani berbagai kebutuhan transaksi, mulai dari tarik tunai, transfer uang, hingga pembayaran tagihan.

Di sejumlah wilayah Mesuji, keberadaan layanan tersebut menjadi alternatif yang lebih praktis dibandingkan harus menempuh perjalanan ke ATM atau kantor bank.

Load More