/
Sabtu, 08 Oktober 2022 | 09:32 WIB
Iwan Fals (ANTARA)

Depok.suara.com - Penyanyi legendaris Iwan Fals menyampaikan kritik keras atas Tragedi Kanjuruhan. Dirinya sempat mengucapkan rasa terpukul dengan meletusnya tragedi kanjuruhan yang menewaskan ratusan korban melalui akun twitternya.

"Innalillahi wa innailaihi rojiun, semoga keluarga dan handai taulan yg ditinggalkan kuat dan tabah menjalaninya," cuit Iwan Fals dikutip pada Sabtu (8/10/2022).

"Usut tuntas tragedi ini agar tak terulang lagi dikemudian hari. Sebagai pecinta sepak bola saya merasa sedih sekali," sambung Iwan Fals.

Iwan Fals kemudian menyoroti pihak yang harus bertanggung jawab atas kejadian memilukan ini. Bagi pelantun lagu Bongkar ini, pihak yang harus bertanggung jawab adalah Panglima TNI dan Kapolri.

"Tidak ada prajurit yg salah, yang salah adalah komandannya, (pernah saya dengar kata-kata ini) bener gak sih? Kalau memang bener berarti salah Panglima dan Kapolri dong, dalam banyak kasus, Kanjuruhan umpamanya," ucap Iwan Fals.

Bahkan tidak hanya itu, Iwan Fals pun menunjuk hidung Presiden Jokowi sebagai pihak utama yang perlu bertanggung jawab. Pasalnya presiden sebagai posisi yang paling tertinggi.

"Bahkan mungkin Presiden juga salah karena dia kan panglima tertinggi," tandasnya.

Cuitan terbaru Iwan Fals itu sontak saja langsung diserbu komentar warganet. Banyak dari mereka menuliskan beragam tanggapan.

"Aku senang pak tua kembali, ayo jadilah panutan kembali. Buang sisa-sisa uang lendir kemarin. Indonesia butuh pejuang lagi dari seniman," kata akun @zackbukan**.

Baca Juga: Gratis! Belajar Kerajinan Tangan Tiongkok di Winter Camp

"Selamat datang kembali di jalan yang benar om," tutur akun @KawanLaut**.

"Ayo bang Iwan, bernyanyi lagi. Rindu sama celoteh pedasmu lagi tau," imbuh akun @EMKL**.

"Yang pasti sekarang Indonesia butuh pemimpin yang mampu memperbaiki penegak hukum beserta institusinya, bukan pemimpin yang malah menunggangi atau ditunggangi oleh penegak hukum beserta cukong pembekingnya," sahut akun @Om_H**.

"Itu betul, Jokowi, Kapolri, Panglima TNI, Ketua PSSI yang harus bertanggung jawab tewasnya ratusan rakyat atas kekejaman aparat," timpal akun @KoalaBela**.

Load More