Tugas pertama mengukur kesediaan mereka mengeluarkan upaya lebih besar demi hadiah. Para peserta dapat mengumpulkan poin dengan memencet tombol, yang setelahnya poin-poin itu bisa ditukar dengan permen. Ada tiga tingkat kesulitan dan tiga jenis hadiah dalam tugas ini. Penilaiannya bergantung pada poin yang terkumpul. Semakin banyak poinnya, semakin besar upaya peserta mendapatkan hadiah.
Aktivitas kedua mengukur seberapa besar kesenangan yang dirasakan peserta dari hadiah-hadiah tersebut. Pertama-tama, mereka diminta menentukan seberapa banyak hadiah yang diinginkan untuk masing-masing jenis (mendengar lagu favorit selama 30 detik, sebatang cokelat atau permen, dan koin senilai £1 atau setara Rp17 ribu), dengan skala “tidak mau sama sekali” hingga “sangat menginginkannya”. Setelah mendapat hadiah, peserta harus memberi tahu perasaan mereka berdasarkan skala “tidak suka sama sekali” hingga “sangat menyukainya”.
Lagi-lagi, peneliti tidak menemukan perbedaan signifikan di antara kedua kelompok, tak peduli usianya. Hal ini menandakan pengguna ganja juga tertarik dan siap melakukan sesuatu demi hadiah seperti mereka yang tidak memakai ganja.
Namun, para peserta yang memakai ganja mengikuti eksperimen ini dalam keadaan sadar. Sehingga, masih ada kemungkinan tingkat motivasi mereka berbeda ketika sedang teler. Disamping itu, ada kemungkinan pemakai ganja dalam penelitian ini ingin terlihat tetap punya motivasi guna mematahkan stereotipe.
Tim peneliti menerbitkan studi lain terkait sikap pemakai ganja awal tahun ini. Hasil pemeriksaan MRI menunjukkan orang yang memakai ganja memiliki respons sistem penghargaan yang sama dengan mereka yang bukan pemakai ganja.
“Asumsi yang tidak adil dapat menciptakan stigma dan menghambat penyampaian pesan seputar pengurangan dampak buruk,” kata Skumlien.
“Kita perlu menyikapi konsekuensi penggunaan narkoba secara lebih jujur," imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
4 Rekomendasi Sepatu Lokal Harga Rp 300 Ribuan dengan Kualitas World Class
-
Tak Terima Ibunya Disebut 'Penyakitan', Pria di Pandeglang Cekik Kekasih hingga Tewas
-
Modus Licin Pengedar Cimahi, Sembunyikan Sabu di Tumpukan Beras Hingga Transaksi di Pos Satpam
-
PFI Bogor Gelar Bedah Foto APFI 2026, Soroti Risiko dan Etika Jurnalisme Visual Dunia
-
MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya
-
Koleksi Terbaru Musim Panas 2026, Pedro Tawarkan Gaya Pesisir yang Ringan, Elegan, dan Timeless
-
Cuma di Jakarta, Penonton Konser Westlife Bisa Bawa Pulang Gelang LED Eksklusif