/
Jum'at, 28 Oktober 2022 | 15:25 WIB
Kapolri ke-17 Jenderal (Purn) Da'i Bactiar memberikan keterangan usai bertemu Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo

Depok.suara.com - Sejumlah mantan Kapolri terlihat mendatangi Mabes Polri pada Kamis (27/10/2022). Mereka disebut 'turun gunung' karena keprihatinan dengan kondisi Polri yang saat ini tengah dihadapkan berbagai masalah.

Diketahui beberapa mantan petinggi polisi ini menemui Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan seluruh Pejabat Utama Mabes Polri.

Beberapa nama Jenderal purnawiran tersebut, yakni Jenderal (Purn) Bambang Hendarso Danuri, Jenderal (Purn) Roesmanhadi, Jenderal (Purn) Chaerudin Ismail, Jenderal (Purn) Tan Sri Dai Bachtiar, Jenderal (Purn) Sutanto, Jenderal (Purn) Timur Pradopo, Jenderal (Purn) Badrodin Haiti.

Dimuat dalam Suara.com, Jumat (28/10/2022), mereka menegaskan kedatangannya bukan untuk menghakimi atau menggurui para pejabat Polri yang saat ini tengah menjabat. Mereka berharap pertemuan ini dapat memberikan perbaikan pada jajaran Polri saat ini.

Sosok Jenderal yang  Pernah Berantas Habis Judi

Dari tujuh orang jenderal purnawirawan itu, ada satu sosok bernama Jenderal Pol (Pur) Sutanto.  Ia merupakan sosok yang berani memberantas judi, termasuk di Sumut. Hal itu dilakukannya saat menjabat sebagai Kapolda Sumut tahun 2000.

Pemberantasan judi mencapai puncaknya pada tahun 2008, saat Sutanto menjabat sebagai Kapolri.

Sutanto tidak main-main dalam memberantas judi. Ia bahkan memberikan ultimatum mencopot Kapolda yang tidak berani menumpas judi.

Saat itu, bandar judi di Medan, Sumatera Utara, diduga terpaksa menutup bisnis judinya. Tak ada satupun bisnis judi yang muncul di Sumut, selama Sutanto menjabat sebagai Kapolri.

Baca Juga: 7 Aktor Tampan yang Diterpa Isu 'Gay', Suka Sesama Jenis Beneran?

Load More