Suara.com - Oknum anggota kepolisian Polres Rejang Lebong bernisial SPM (25) ditangkap oleh Polres Kota Lubuk Linggau, Sumatera Selatan atas kasus penyalahgunaan narkotika jenis ekstasi.
"Iya benar ada satu orang di Rejang Lebong yang ditangkap di Lubuk Linggau," kata Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno, di Kota Bengkulu, Jumat (28/10/2022).
Seorang oknum polisi itu ditangkap karena memiliki narkotika jenis ekstasi. Satuan Narkoba Polres Lubuk Linggau menemukan dua butir ekstaksi berlogo kuda. Ia juga dinyatakan positif mengonsimsi narkotika saat dilakukan tes urine.
SPM merupakan polisi yang bertugas menjadi ajudan Wakapolres Rejang Lebong. Ia warga Kecamatan Padang Ulak Tanding, Kabupaten Rejang Lebong.
SPM ditangkap oleh Polres Lubuk Linggau pada Minggu (23/10) dini hari sekitar pukul 04.00 WIB di salah satu tempat hiburan malam yang ada di Kota Lubuk Linggau.
Pada penangkapan tersebut, Polres Lubuk Linggau juga menangkap teman oknum polisi tersebut yang bukan anggota kepolisian.
"Dia saat itu diamankan ada teman-temannya, namun yang anggota kepolisian Rejang Lebong hanya ada satu orang," ujar Sudarno.
Selain menyita pil ekstasi, Polres Lubuk Linggau juga menyita senjata api, lima butir amunisi, Kartu Tanda Anggota (KTA), dan surat izin membawa senjata milik oknum polisi tersebut. [ANTARA]
Baca Juga: Oknum Bhabinkamtibmas Terseret Kasus Tewasnya Pria di Bengkalis
Berita Terkait
-
Anggota Satpol PP Pesan Ganja, Minta Diantar ke Kantor Gubernur Sulawesi Selatan
-
Waduh, Dua Polisi Ditangkap Polisi Terkait Narkoba
-
Oknum Bhabinkamtibmas Terseret Kasus Tewasnya Pria di Bengkalis
-
Oknum Polisi Teddy Minahasa Tersandung Kasus Narkoba
-
Tanpa 3 Buah Hatinya, Intip Potret Nia Ramadhani Liburan Bareng Suami di Belanda
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
Pilihan
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
Terkini
-
Pengamat Nilai Pengacara Nadiem Tak Siap Hadapi Jaksa, Apa Alasannya?
-
Kasus Suami Jadi Tersangka Usai Bela Istri dari Jambret di Sleman, Ini Kronologi Versi Polisi
-
JPO 'Melayang' JIS-Ancol Bakal Jadi Ikon Baru Jakarta, Kapan Bisa Digunakan?
-
Pramono: WFH dan PJJ di Jakarta Hanya Saat Hujan Deras, Cerah Tetap Masuk Normal
-
Adu Cepat Lawan Maut: Basarnas Terjang 'Bubur Pasir' Cari Puluhan Korban Longsor Cisarua
-
PDIP Jabar Siapkan Relawan Kesehatan Desa, Hasto Kristiyanto: Kemanusiaan di Atas Politik Elektoral
-
"Saya Mohon Maaf," Ucapan Gibran di Tengah Duka Longsor Maut Bandung Barat
-
2 Polisi Gugur Terhimpit Truk Saat Bertugas Menuju Longsor Cisarua, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat
-
Menko PMK Pratikno Soal Longsor Bandung Barat: SAR 24 Jam Cari 83 Korban Hilang
-
Banjir Jakarta: Pramono Sebut Sebagian Sudah Surut, BPBD Ungkap 14 RT Masih Terendam 80 Cm