/
Sabtu, 29 Oktober 2022 | 19:41 WIB
Potret Sri Paus Fransiskus (Unsplash/Ashwin Vaswani)

Depok.suara.com - Pemimpin Gereja Katolik Roma, Paus Fransiskus memperingatkan soal bahaya pornografi kepada para seminaris di Roma. Hal ini terungkap dalam transkip yang diterbitkan oleh Vatikan pada Rabu. 

Disebutkan oleh AFP, Paus menyatakan 
soft porn sebagai godaan yang melemahkan hati para imam. Dirinya menjelaskan bahwa materi pornografi di internet adalah ‘keburukan’ yang selalu dibagikan di antara anggota gereja.  

Bagi Paus hal ini merupakan bahan amoralitas yang dimiliki orang, umat awam, imam dan biarawati. Dirinya juga menyatakan tidak berbicara tentang kejahatan pornografi yang melibatkan pelecehan anak tetapi pornografi.

“Saudara dan saudari yang terkasih, berhati-hatilah dengan ini,” kata Paus Fransiskus memperingatkan.

Dilarang melihat materi porno

Ditegaskan oleh Paus bahwa para imam dan biarawati Katolik tidak diperbolehkan melihat materi pornografi. Hal ini berdasarkan doktrin Katekismus yang mendefinisikan gambar seksual sebagai ‘pelanggaran terhadap kesucian’ berdasarkan pasal 2354.

Paus pun menjelaskan tentang penggunaan media digital dan sosial untuk berbagi sukacita menjadi orang Kristen. Paus memperingatkan agar tidak terlalu obsesif menonton berita, mendengarkan musik yang mengalihkan perhatian dari pekerjaan seseorang, sebelum membicarakan risiko yang lebih serius.

“Dan pada (mata pelajaran) ini juga ada hal lain yang Anda ketahui dengan baik: pornografi digital,” katanya, sesuai dengan transkrip sesi tanya jawab.

"Anda masing-masing berpikir jika Anda pernah mengalami atau mendapat godaan pornografi digital. Itu adalah sifat buruk yang dimiliki begitu banyak orang, begitu banyak orang awam, begitu banyak wanita awam, dan bahkan para imam dan biarawati,” kata Paus Fransiskus.

Baca Juga: Erina Gudono Beri Clue, Siap Gelar Pernikahan di Tanggal Ini dengan Kaesang, Malah Dikira Iklan Harbolnas oleh Netizen

“Dan saya tidak hanya berbicara tentang pornografi kriminal seperti pelecehan anak, di mana Anda melihat kasus pelecehan secara langsung: itu sudah degenerasi. Tapi dari pornografi lebih ‘normal’,” lanjutnya.

Paus mengutuk pornografi

Selama rentang jabatan kepausan, dirinya terus mengutuk pornograf, yang terbaru pada bulan Juni, ketika dia menyebutnya “serangan permanen terhadap martabat pria dan wanita,” dengan mengatakan itu harus dinyatakan sebagai “ancaman bagi kesehatan masyarakat.”

“Saudara-saudaraku yang terkasih, berhati-hatilah dengan ini. Hati yang murni, hati yang menerima Yesus setiap hari, tidak dapat menerima informasi pornografi ini,” katanya pada hari Senin, mengatakan kepada hadirin untuk “menghapusnya” dari ponsel “agar Anda tidak memiliki godaan di tangan Anda.”

“Iblis masuk dari sana: itu melemahkan hati imam. Maafkan saya untuk membahas detail tentang pornografi ini, tetapi ada kenyataan: kenyataan yang menyentuh para imam, seminaris, biarawati, jiwa-jiwa bakti,” katanya.

“Apakah kamu mengerti? Baiklah. Ini penting,” pungkasnya, sebelum mengajukan pertanyaan tentang pentingnya “sikap belas kasih.”

Dirinya pun tidak membantah bila ada dugaan beberapa pastor dan suster sering menonton video porno di internet, portal berita MailOnline melaporkan kemarin. Pada tahun 2020, akun Instagram Paus Fransiskus tampak ‘menyukai’ foto model Brasil berbikini yang mengenakan stoking dan pakaian dalam.

Load More