Depok.suara.com - ATEEZ akan mengadakan tur dunia mereka 'THE FELLOWSHIP: BREAK THE WALL,' dimulai dengan pertunjukan di Jamsil Indoor Gymnasium di Songpa-gu, Seoul, untuk dua hari dari 29 hingga 30 Oktober.
Girl grup Dreamcatcher juga mengadakan tur dunia 'DREAMCATCHER Apocalypse: Broken Halloween 2022' dari 29 hingga 30 Oktober 2022.
Karena pemerintah mengumumkan masa berkabung nasional setelah jatuhnya korban dalam skala besar, sebagian besar acara dan konser lainnya yang dijadwalkan pada 30 Oktober dibatalkan.
Namun kedua grup tersebut memutuskan untuk tetap menggelar konser di tengah tragedi Itaewon setelah berdiskusi dengan agensi.
Seperti yang diketahui oleh penggemar K-pop, konser offline membutuhkan biaya produksi miliaran KRW (jutaan dolar) dan banyak membutuhkan anggota staf. Jika semuanya sudah diatur dan pertunjukan dibatalkan beberapa jam sebelum pertunjukan, sejumlah besar anggaran dan waktu terbuang percuma.
Terlebih lagi, perusahaan kecil dan menengah seperti agensi ATEEZ dan Dreamcatcher akan sangat terpengaruh. Karena itu, ada artis yang memutuskan untuk tidak membatalkan konser mereka selama masa berkabung.
Selain itu, ATEEZ dan Dreamcatcher adalah grup K-pop dengan basis penggemar luar negeri yang lebih kuat daripada di Korea. Sebagian besar kursi untuk konser masing-masing diisi oleh penggemar dari luar negeri. Oleh karena itu, akan ada lebih banyak kritik yang ditujukan kepada agensi dari para penggemar luar negeri yang tidak mengetahui detail situasi di Korea jika konser dibatalkan hanya beberapa jam sebelumnya.
Pada akhirnya, kedua grup memiliki kegiatan konser yang dijadwalkan sesuai rencana untuk alasan yang sama. Namun, mengingat suasana sosial, ATEEZ membatalkan konferensi pers untuk wartawan dan meluangkan waktu untuk berbelasungkawa terkait bencana Itaewon sebelum dan sesudah pertunjukan. Dreamcatcher juga memberikan penghormatan kepada para korban dengan menyampaikan pesan belasungkawa selama pertunjukan.
Namun demikian, ada suara-suara yang mengkritik bahwa kedua grup tersebut tidak membatalkan konser mereka selama masa berkabung tersebut, dan para penggemar datang untuk membela mereka.
Baca Juga: Calon Perawat Ini Tewas dengan Organ Tubuh yang Rusak Parah di Tragedi Itaewon
Netizens berkomentar:
"Ya, kita harus meninggalkan perusahaan menengah dan kecil sendirian kecuali jika Anda akan membayar pengeluaran mereka,"
"Penghidupan mereka tergantung pada ini, jadi bagaimana mereka bisa membatalkan pertunjukan,"
"Bagaimana mereka bisa membatalkan pertunjukan yang dimulai pada 29 Oktober,"
"Biayanya sangat tinggi, bagaimana mereka bisa membatalkan pertunjukan?"
"Tolong tinggalkan perusahaan menengah ini."***
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Rekomendasi Sepeda Wimcycle Termurah untuk Dewasa, Solusi Olahraga Hemat
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
DIY Kalung Makrame untuk Anabul: Modal 25 Ribu, Hasilnya Mewah!
-
Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku
-
Kisah Perjuangan Eman: Tempuh Jalan Kaki Demi Operasi Katarak Gratis, Kini Raih Cahaya Hidup
-
Aksi Berbahaya Pria Bergelantungan di Kap Mobil Viral, Lisa Mariana Sebut Ada Konflik Asmara
-
Bela Tanah Adat Berujung Laporan Polisi, Warga Ketapang Desak PT Mayana Cabut Kasus
-
Cek Fakta: Benarkah Proyek Irigasi Ballasaraja Kewenangan Pemprov Sulsel?
-
Tanggapi Gugatan Rp300 T Immanuel Ebenezer, KPK: Fokus Saja di Persidangan!
-
PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional
-
Basri Kinas Dorong Transformasi 'Blue Food', Laut Jadi Kunci Swasembada Pangan
-
Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik