Depok.suara.com - Tragedi pesta perayaan Halloween di Itaewon Seoul, Korea Selatan hingga saat ini menewakan 153 orang dan 103 orang luka-luka.
Pada Sabtu malam, 29 Oktober 2022 pesta Halloween 2022 berubah menjadi situasi yang mencekam, karena banyak orang yang saling bedesakan di gang sempit dan menurun.
Pada Minggu 30 Oktober 2022 pukul 16.30, Kementerian Dalam Negeri dan Keselamatan melaporkan bahwa 153 orang tewas dalam tragedi Itaewon. Dinas Pemadam Kebakaran juga menyebutkan, hingga pukul 16.55, total 256 korban jiwa, 153 tewas, 24 luka berat, dan 79 luka ringan.
Aktor Yoon Hong Bin berbagi pengalamannya menyaksikan langsung tragedi Itaewon. Pada tanggal 30, Yoon Hong-bin mulai menulis di SNS-nya, "Tragedi itu adalah peristiwa duka dan derita bersama." Ia berkata, "Saya pergi ke Itaewon dengan pikiran untuk menikmati Halloween Itaewon untuk pertama kalinya dalam hidup saya, dan kemarin saya mengalami bencana tepat di depan mata saya. Jalanan benar-benar kacau, dan saya pikir saya didorong ke jalan dengan pacar saya dan mengatakan puluhan kali bahwa itu berbahaya."
Dalam postingannya, ia berbagi, "Beberapa orang berteriak untuk tidak mendorong sementara yang lain berteriak untuk mendorong. Polisi hanya di jalan utama dan orang-orang berkerumun tanpa ada perintah di belakang di World Food Street. Saya pergi ke luar untuk merokok dan saya melihat orang-orang dilarikan ke ambulans. Banyak lagi yang diangkut sehingga petugas melakukan CPR di jalan karena mereka tidak mungkin membawa semua orang dengan ambulans."
Dia melanjutkan, "Sorak-sorai untuk tidak saling mendorong dan teriakan lainnya mulai campur aduk. Petugas polisi hanya ditempatkan di jalan utama, dan tidak ada polisi di World Food Street, dan orang-orang bercampur aduk."
"Segera setelah saya melihatnya, saya tidak punya pilihan selain memprediksi kecelakaan yang menghancurkan. Semakin banyak orang yang dibawa pergi, dan ambulans tidak bisa lagi memuat mereka, jadi orang-orang menempatkan orang di gang dan melakukan CPR."
Yoon Hong-bin juga diketahui sudah mulai menyelamatkan para korban bencana tersebut. Dan dengan sangat menyesal korban yang coba ditolongnya tidak selamat. Dia berkata, "Puluhan orang melakukan CPR di gang pada saat yang bersamaan, dan kata-kata 'Tolong buka matamu' terdengar dari semua sisi. Di jalan tempat melakukan CPR, hanya satu orang yang sadar kembali. Orang yang saya mencoba untuk menyelamatkan tidak diselamatkan pada akhirnya." Dia menyatakan penyesalannya
Terakhir, Yoon Hong-bin berkata seharusnya bencana bisa dicegah jika saja polisi bisa dikirim "Bencana ini memiliki gejala awal yang cukup dan merupakan bencana yang dapat dicegah. Saya tidak bisa menghapus pikiran bahwa itu akan terjadi jika polisi berdiri di tengah sehingga saya bisa lewat di sebelah kanan. Saya sangat menyadari kesulitannya, jadi saya pikir fakta bahwa salah penempatan tidak mencegah bencana. Saya tahu betapa kerasnya polisi bekerja tetapi sayang sekali tidak ada yang berpikir untuk mengirim mereka di tengah untuk membimbing orang berjalan dari satu sisi."
Dia menekankan, "Saya harap semua orang dapat bekerja untuk memastikan ini tidak terjadi lagi, dengan fokus pada bagaimana ini semua terjadi." ***
Sumber: news.sbs.co.kr
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa
-
Pelangi di Mars, Film Anak yang Tak Sekadar Menghibur tapi Menyalakan Imajinasi
-
5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang
-
5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran
-
Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
3 Alasan Pelangi di Mars Panen Kritik, Penggunaan AI hingga Dialog Usang Jadi Sorotan
-
Inovasi Keuangan Digital yang Dorong Perusahaan Lokal Indonesia Naik Kelas