Depok.suara.com - Beredar sebuah video yang memperlihatkan Akses masuk siswa SDN 1 Pondok Cina, Kota Depok ke sekolahnya yang terputus akibat proyek pelebaran trotoar di Jalan Margonda.
Menukil dari akun Instagram Depok24Jam, pembangunan trotoar tersebut menutup dan terlihat lebih tinggi dari gerbang masuk sekolah. Tinggi trotoar lebih dari satu meter dari gerbang.
Kondisi itu membuat siswa kesulitan untuk melewati gerbang, jika tak menggunakan tangga.
Kondisi itu seiring dengan proyek Pemerintah Kota (Pemkot) Depok untuk melebarkan trotoar di sepanjang Jalan Margonda. Pembangunan trotoar salah satunya melalui SDN 1 Pocin.
Seorang warga sempat memprotes pembangunan trotoar karena memutus akses masuk sekolah. Dia meminta pembangunan trotoar tersebut disertai tangga tepat di depan gerbang untuk akses siswa masuk ke sekolah.
"Dibuatkan tangga lah," kata seorang warga yang terlihat kesal.
Dimuat dari Berita Depok, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok memfasilitasi akses jalan masuk SDN Pondok Cina 1 dengan membuat anak tangga seiring dengan revitalisasi trotoar Jalan Margonda yang elevasinya lebih tinggi dari gerbang sekolah.
Langkah tersebut dilakukan agar siswa yang ingin masuk ke sekolah bisa lebih mudah melewati gerbang masuk SDN Pondok Cina 1.
“Kami melibatkan 10 personel Satuan Tugas (Satgas). Tangga ini kami buat agar siswa bisa mengakses jalan menuju sekolah melalui anak tangga. Karena, elevasi trotoar yang baru saja dibangun tidak sama dengan akses masuk SDN Pondok Cina 1,” kata Kepala DPUPR Kota Depok, Citra Indah Yulianty, Rabu (09/11/22).
Baca Juga: Nasdem, Demokrat, PKS Batal Deklarasi 'Koalisi Perubahan' 10 November ini
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga