Depok.suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) terlihat bertolak dari Bandara I Gusti Ngurah Rai ke Kamboja pada 9 November 2022 untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-40 dan ke-41. Kepala Negara ini pun didampingi oleh ibu negara, Iriana Jokowi.
Namun kali ini penampilan ibu tiga anak ini tak lepas dari sorotan publik. Pasalnya dibalik kesederhananya yang anggun, Iriana Jokowi terlihat mengenakan sandal mewah dari brand Paris, Prancis, Hermes.
Terlihat Irana Jokowi mengenakan kebaya kutu baru putih polos yang ia padukan dengan kain batik berwarma coklat. Perempuan 56 tahun ini juga mengenakan selendang batik yang senada, yang ia sampirkan ke kedua lengannya.
Dirinya juga mengenakan kerudung merah muda untuk menutupi kepalanya. Di sanalah, sandal Hermes Oasis berwarna hitam ini terlihat mempermanis tampilannya.
Meski mewah, sandal dengan huruf H khas Hermes yang ikonik ini dibanderol dengan harga 880 dollar atau setara dengan Rp13 jutaan. Harga ini naik dari beberapa bulan lalu lantaran perbedaan kurs rupiah.
Sandal tersebut memang tampak berdesain simpel, namun memiliki keistimewaan dari materialnya yang terbuat dari lapisan kulit kambing hitam, dengan heels unik dengan gradasi hitam putih setinggi 5cm.
Sandal mewah yang dikenakan Iriana juga pernah ia gunakan saat Upacara Kemerdekaan RI di Istana Negara pada 17 Agustus 2022 lalu. Tentu saja, sandal buatan rumah mode international tersebut menjadi sorotan tersendiri.
Terlebih, masih jelas dalam ingatan saat Presiden Joko Widodo pernah menyentil para Kapolda, Kapolres, dan seluruh perwira tinggi POLRI untuk berhenti pamer gaya hidup. Hal ini disampaikan Jokowi saat memberikan pengarahan kepada Jumat (14/10/2022).
"Saya ingatkan yang namanya Kapolres, Wakapolres, Kapolda, seluruh pejabat utama perwira tinggi, ngerem total masalah gaya hidup," tutur Jokowi.
Baca Juga: Imparsial Sebut TNI Jadi Satpam di Lingkungan MA Bertentangan Dengan UU TNI
Sebab menurut Jokowi, dirinya tidak ingin ada letupan sosial akibat kecemburuan sosial ekonomi di tengah situasi yang sulit ini.
"Jangan sampai dalam situasi yang sulit, ada letupan-letupan sosial karena adanya kecemberuan sosial ekonomi," kata Jokowi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
5 Rekomendasi Cushion Full Coverage untuk Acara Kondangan, Ada yang Awet sampai 30 Jam
-
6 Solusi Baru Shopee untuk Jaga Momentum Pertumbuhan Produk Lokal
-
Bagaimana Jadinya Jika Domba Menjadi Detektif?
-
ROG AI Masterclass 2026: ASUS ROG Buka Edukasi AI di Yogyakarta, Kota Pertama Rangkaian Nasional
-
Sempat Rendahkan Timnas Indonesia, Sergio Aguero Ngamuk Usai Media Vietnam Sebut Malaysia Tim C
-
Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Bright Gas per 15 Agustus 2026
-
Bobby Nasution Jenguk Murid Korban Keracunan MBG Karo di RS Haji, Pastikan Penanganan hingga Pulih
-
Menkeu Purbaya Atur Layer Cukai Baru Guna Berantas Rokok Ilegal
-
5 Rekomendasi Cushion Ringan untuk Harian dan Sekolah sesuai Review
-
Bangladesh Ngebet Gantikan India Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026