Depok.suara.com - Platform layanan perjalanan Bounce merilis daftar peringkat 50 maskapai di seluruh dunia atau The 2022 Airline Index Iternational airlines in the US. Pemeringkatan dari Bounce ini mempertimbangkan penilaian sejumlah faktor, yakni ketepatan waktu, catatan pembatalan, peringkat pelanggan, penawaran bagasi gratis, hiburan selama penerbangan, layanan pelanggan, kenyamanan tempat duduk, hingga ketentuan berat bobot jinjingan yang diperbolehkan.
Tiga besar maskapai terbaik berdasarkan penilaian diatas diraih oleh Singapore Airlines (Singapura, skor 7,69), All Nippon Airways (Jepang, skor 7,48) dan Korean Air (Korea Selatan, skor 7,19).
Dalam daftar tersebut ada 4 maskapai asal Indonesia yaitu Citilink di urutan 29 dengan skor 3,38 kemudian Batik Air di urutan 34 dengan skor 2,74 dan 2 lagi yang paling menarik perhatian adalah Wings Air dan Lion Air yang bisa dibilang sebagai maskapai paling buruk karena berada di urutan paling bawah yaitu Wings Air di urutan 49 dengan skor 1,11 dan Lion Air di urutan 50 dengan skor 0,72.
Dalam keterangannya, Bounce memberikan alasan tersendiri mengapa menempatkan Lion Air dan Wings Air menjadi maskapai yang terburuk.
Maskapai Lion Air tercatat memiliki tingkat kedatangan tepat waktu hanya 42,27 persen dengan persentase pembatalan 34,43 persen. Dapat diartikan, maskapai Lion Group tersebut sering terlambat. Bahkan sepertiga penerbangan Lion Air dibatalkan dalam satu tahun terakhir.
Lion Air juga mendapat skor yang buruk untuk penilaian lainnya yaitu 1/5 untuk makanan dan hiburan dalam pesawat dan 2/5 untuk kenyamanan kursi dan layanan staf.
Sementara untuk Wings Air, tidak jauh berbeda dengan Lion Air dimana maskapai ini dinilai memiliki tingkat kedatangan dan pembatalan serta ketepatan waktu yang buruk. Persentase ketepatan waktu tiba Wings Air adalah 49,78 persen sedangkan persentase pembatalan adalah 20,63 persen.
Wings Air mendapatkan rating 1/5 untuk makanan dan hiburan, serta rating 2/5 untuk kenyamanan tempat duduk dan layanan staf.
Berikut ini daftar 10 maskapai terburuk di dunia:
1. Lion Air, Indonesia - skor 0,72
2. Wings Air, Indonesia - skor 1,11
3. Flydubai, Uni Emirat Arab - skor 1,18
4. AirAsia India, India - skor 1,34
5. Shenzhen Airlines, China - skor 1,54
6. VivaAerobus, Mexico - skor 1,56
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga