Depok.suara.com - Kuasa hukum Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu, Ronny Talapessy menyatakan Ferdy Sambo sangat kejam saat mengeksekusi Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Hal ini berdasarkan pengakuan dari Bharada E.
Disebut bahwa Sambo tak ragu menembak mati Brigadir J, ketika mantan ajudannya itu masih berusaha melakukan sesuatu pasca ditembak Bharada E. Ronny menjelaskan hal ini ketika diwawancara Budiman Tanuredjo di kanal YouTube KOMPASTV.
Awalnya Ronny memastikan bahwa Brigadir J hanya mengalami penembakan di hari nahas tersebut. "Memang penembakan, Mas Budiman. Richard (mengakui) menembak, (tapi) tidak ada (kekerasan lainnya). Kan di dakwaan sudah jelas tidak ada," ujar Ronny, dikutip Suara Manado, Kamis (24/11/2022).
Lantas dirinya menyatakan luka-luka yang dialami Brigadir J, kemudian diduga sebagai bukti penyiksaan, adalah akibat penembakan yang dilakukan dalam jarak dekat.
Setelah itulah Ronny membuka fakta di hari penembakan Brigadir J. Sebab ternyata Brigadir J tidak langsung tewas setelah menerima beberapa kali tembakan oleh Bharada E.
"Sebenarnya almarhum jatuh itu belum langsung meninggal," kata Ronny. "Karena Icad sampaikan ke saya, (Brigadir J) jatuh tapi suaranya masih eeee... meraung ya."
Ketika itu Brigadir J masih sempat meraung dan mengerang kesakitan usai ditembak Bharada E. Menurut Ronny, saat itulah Sambo langsung bereaksi dan menembak Brigadir J sampai meninggal dunia.
Menolak pernyataan Bharada E
Namun diketahui kubu Sambo menolak pernyataan kubu Bharada E soal terlibat penembakan Brigadir J. Bahkan Sambo mengklaim hanya memberi perintah hajar kepada Bharada E alih-alih menyuruhnya menembak.
Kubu Sambo seolah menyatakan Bharada E sudah salah mengartikan instruksi hingga mengakibatkan tewasnya Brigadir J. Bahkan skenario tembak-menembak yang sudah dipatahkan pun disebut sebagai upaya Sambo menyelamatkan Bharada E.
"Ya silakan saja kalau diklaim sama mereka, kita kan punya alat bukti," tandas Ronny.
Namun diketahui kubu Sambo menolak pernyataan kubu Bharada E soal terlibat penembakan Brigadir J. Bahkan Sambo mengklaim hanya memberi perintah hajar kepada Bharada E alih-alih menyuruhnya menembak.
Kubu Sambo seolah menyatakan Bharada E sudah salah mengartikan instruksi hingga mengakibatkan tewasnya Brigadir J. Bahkan skenario tembak-menembak yang sudah dipatahkan pun disebut sebagai upaya Sambo menyelamatkan Bharada E.
"Ya silakan saja kalau diklaim sama mereka, kita kan punya alat bukti," tandas Ronny
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring