Depok.suara.com - Kegagalan tim Jerman maju ke babak 16 besar Piala Dunia Qatar 2022 tak luput dari perhatian Gus Miftah. Ini terkait dengan sikap tim Jerman yang sejak awal mengkampayekan simbol LGBT dan mengabaikan aturan FIFA yang melarang segala bentuk kampanye LGBT.
Gus Miftah bahkan kembali mengungkit sikap tim Jerman yang berpose dengan menutupi mulut mereka dengan tangan sebagai simbol penolakan terhadap larangan FIFA soal kampanye One Love sebelum bertanding dengan Arab Saudi.
Dimana Gus Miftah menganggap tindakan tersebut sebagai penghinaan terhadap hukum Allah.
Setelah kalian menghina Hukum Allah dengan menutup mulut, kini Allah tutup Matamu karena malu. Semoga Allah membukakan Pintu Hidayah untuk mu.
Malulah ketika kamu berbuat dosa di depan umum. Tapi, jangan malu untuk menunjukkan keimananmu.
Seperti itu unggahan terbaru Gus Miftah di Instagramnya @gusmiftah pada Jumat (02/12/2022) sambil mengutip Surat Ali 'Imran Ayat 54 yang artinya Orang-orang itu membuat tipu daya, dan Allah membalas tipu daya mereka itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya.
Follower Gus Miftah pun ramai-ramai mendukung apa yang diungkapkan oleh Gus Miftah.
"Karna World Cup itu Football bukan Tusboll"
"Yg gak protes sama kebijakan elgebete malah pada lolos semua kyk Prancis, Argentina, Portugal, bahkan Jepang, Australia"
Baca Juga: BPOM: 172 Obat Sirup Ini Aman dari Cemaran EG dan DEG
"Di awal-awal Sy dukung Jerman, pas foto tutup mulut.. di situ Sy merasa tim ini tidak pantas didukung walaupun mereka tak minta... Tetap Portugal harus ke final"
"Allah menghinakan kaum pendukung penyimpangan dengan sangat elegan"
"Jerman Tujuan nya bukan untuk Juara dunia, tetapi ingin menduniakan kaum ELJEBETE. dan akhirnya ALLAH SWT pulangkan mereka dengan menutup mata dan mulut."
"Di tutup juga peluang menuju 16 besar xixixi"
"Sangan lucu saat jerman melakukan pose tutup mulut atas dasar "kebebasan" manusia. Padahal dengan melakukan aksi itu sama saja mereka tidak menghormati kebebasan Qatar untuk memilih menjunjung agama dan budaya mereka sebagai tuan rumah. Qatar tidak melarang orang LGBT untuk datang, atau menghukum orang2 LGBT dari negara lain yang datang, Qatar hanya tidak memperbolehkan kampanye LGBT di negara mereka karena hukum dan budaya di Qatar. Harusnya jerman merhargai itu jika memang mereka menjunjung kebebasan. Opini saya begitu mohon ijin."
Sementara itu dalam unggahannya Gus Miftah juga menampilkan potongan berita dari salah media yang memperlihatkan anggota tim Jerman yang terduduk lesu setelah gagal maju ke babak 16 besar. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Pesta Gol Garuda! Hattrick Mitchell Lee Baker Warnai Kemenangan 5-1 atas Kamboja
-
Perusahaan Alat Berat China XCMG Resmikan Pabrik Pertama di Indonesia
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa