/
Senin, 05 Desember 2022 | 14:00 WIB
Ponpes yang menolak di evakuasi pasca letusan Gunung Semeru (Tangkapan Layar)

Depok.suara.com - Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur Tengah mengeluarkan asap erupsi sejak Minggu 4 Desember 2022. Karena itulah warga sekitar lereng Gunung Semeru telah melakukan evakuasi pasca erupsi.

Tetapi terlihat masih ada sejumlah warga yang enggan untuk dievakuasi. Salah satunya adalah orang-orang yang tinggal di Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Barokah yang ada Supiturang, Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur ini.

Mereka memutuskan untuk bertahan ketika ingin dievakuasi oleh para relawan. Momen tersebut terekam dalam video amatir dan viral di media sosial.

Video yang berdurasi lebih dari 1 menit tersebut memperlihatkan sejumlah relawan sedang mendatangi  mendatangi ponpes Nurul Barokah. Ketiak itu suasana ponpes diselimuti oleh abu.

Kemudian beberapa team relawan mencoba berdiskusi dengan penghuni ponpes agar mau dievakuasi. Tetapi seorang pria yang diduga pengurus ponpes justru menolak untuk dievakuasi.

Padahal ponpes tersebut berada di zona merah. Pria tersebut mengenakan kemeja putih dan sarung putih itu memaksa untuk tetap tinggal di dalam pesantren.

"Bapak ini mengeluarkan pernyataan sikap bahwa keselamatan santri-santrinya itu urusan beliau, kita sudah melakukan hal semaksimal mungkin," ujar relawan.

Ketika ditanya mengenai penghuni ponpes, Pria itu mengatakan, setidaknya ada 15 orang yang berada di ponpes tersebut. Lantas para relawan meminta agar pria tersebut kelak tidak menuntut bila ada korban jiwa.

Kemudian para relawan pun pergi. Saat hendak pergi, mereka juga mengajak seorang pria yang berada di depan ponpes. Tetapi pria yang mengenakan topi tersebut terlihat ketakutan saat hendak ikut para relawan.

Baca Juga: NCTzen Siap-siap! NCT Dream Bakal Adakan Candy Challenge bersama Penggemar

Namun, tak lama kemudian pengurus ponpes itu keluar dan meminta agar pria itu kembali ke dalam ponpes. Pria itu lantas kembali ke dalam ponpes.

Unggahan tersebut pun mengundang beragam komentar dari warganet.

"Jangan keras kepala dong, urusan nyawa jangan egois," ujar adi***

"Mungkin udah dikasih ilmu kebal asap semua," kata awan***

"Sekiranya mereka seperti itu beralasan 'tawakkal', maka mereka harus paham bahwa tawakkal mereka keliru," komen hasri***

"Ini parah ini," ucap raay***

Load More