Depok.suara.com - Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur Tengah mengeluarkan asap erupsi sejak Minggu 4 Desember 2022. Karena itulah warga sekitar lereng Gunung Semeru telah melakukan evakuasi pasca erupsi.
Tetapi terlihat masih ada sejumlah warga yang enggan untuk dievakuasi. Salah satunya adalah orang-orang yang tinggal di Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Barokah yang ada Supiturang, Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur ini.
Mereka memutuskan untuk bertahan ketika ingin dievakuasi oleh para relawan. Momen tersebut terekam dalam video amatir dan viral di media sosial.
Video yang berdurasi lebih dari 1 menit tersebut memperlihatkan sejumlah relawan sedang mendatangi mendatangi ponpes Nurul Barokah. Ketiak itu suasana ponpes diselimuti oleh abu.
Kemudian beberapa team relawan mencoba berdiskusi dengan penghuni ponpes agar mau dievakuasi. Tetapi seorang pria yang diduga pengurus ponpes justru menolak untuk dievakuasi.
Padahal ponpes tersebut berada di zona merah. Pria tersebut mengenakan kemeja putih dan sarung putih itu memaksa untuk tetap tinggal di dalam pesantren.
"Bapak ini mengeluarkan pernyataan sikap bahwa keselamatan santri-santrinya itu urusan beliau, kita sudah melakukan hal semaksimal mungkin," ujar relawan.
Ketika ditanya mengenai penghuni ponpes, Pria itu mengatakan, setidaknya ada 15 orang yang berada di ponpes tersebut. Lantas para relawan meminta agar pria tersebut kelak tidak menuntut bila ada korban jiwa.
Kemudian para relawan pun pergi. Saat hendak pergi, mereka juga mengajak seorang pria yang berada di depan ponpes. Tetapi pria yang mengenakan topi tersebut terlihat ketakutan saat hendak ikut para relawan.
Baca Juga: NCTzen Siap-siap! NCT Dream Bakal Adakan Candy Challenge bersama Penggemar
Namun, tak lama kemudian pengurus ponpes itu keluar dan meminta agar pria itu kembali ke dalam ponpes. Pria itu lantas kembali ke dalam ponpes.
Unggahan tersebut pun mengundang beragam komentar dari warganet.
"Jangan keras kepala dong, urusan nyawa jangan egois," ujar adi***
"Mungkin udah dikasih ilmu kebal asap semua," kata awan***
"Sekiranya mereka seperti itu beralasan 'tawakkal', maka mereka harus paham bahwa tawakkal mereka keliru," komen hasri***
"Ini parah ini," ucap raay***
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Usai Gelar Perkara, KPK Tetapkan Status Hukum Hakim dan Pihak Lain yang Terjaring OTT di Depok
-
KPK Geledah Kantor Pusat Bea Cukai dan Rumah Tersangka, Dokumen hingga Uang Tunai Diamankan
-
Perang Melawan Scam: AI Indosat Hadang 2 Miliar Ancaman Digital dalam 6 Bulan
-
Indonesia Police Watch Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian: Akan Jadi Pembantu Politisi
-
Aksi Pinkan Mambo Nyanyi dan Joget di Pinggir Jalan Tuai Kritik: Bikin Macet!
-
Tegas Lawan Pelecehan Daring, Agensi Hyeri Pastikan Proses Hukum Berjalan
-
Filosofi Jersey Soekarno Run 2026: Mengusung Semangat Berdikari dan Simbol Perjuangan
-
Pandji Pragiwaksono Diperiksa 8 Jam, Diperlihatkan Penyidik Potongan Mens Rea Hasil Bajakan
-
BPS: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,11 Persen Sepanjang 2025 di Tengah Tekanan Global
-
Viral Aksi Heroik Polisi Baru Sembuh Stroke Selamatkan Pria Lansia dari Gigitan Pitbull