/
Rabu, 07 Desember 2022 | 16:58 WIB
Potret ilustrasi tim Gegana saat melakukan penyelidikan (Dok. Istimewa)

Depok.suara.com, Dalam proses penyelidikan kasus aksi bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar, Kota Bandung pada Rabu (7/12/2022) tadi pagi, tim anggota Gegana Brimob Polda Jawa Barat mendapatkan temuan lain.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo menyebut ada dua bom yang setidaknya ditemukan oleh pihak kepolisian.

Pertama bom yang melekat melekat pada tubuh pelaku dan sisanya ditemukan di sekitar lokasi peledakkan.

"Jadi, ada satu bom yang melekat pada tubuh pelaku dan satu lagi berada di lokasi atau di sekitar ledakan itu," ujar Ibrahim kepada wartawan seperti dikutip suara.com.

Atas temuan tersebut kata Ibrahim, Gegana Brimob Polda Jawa Barat melakukan disposal bom sekira pukul 10.45 WIB.

Selain itu, Gegana Polda Jawa Barat masih melakukan penyisiran dan sterilisasi area sekitar tempat kejadian perkara untuk menghindari adanya ledakan lanjutan.

"Masih dilakukan penyisiran oleh tim gegana dan sterilisasi lagi dengan beberapa area karena jangan sampai ada benda lain yang memang rawan meledak," pungkasnya.

Seperti diketahui, peristiwa bom bunuh diri terjadi di Kantor Polsek Astana Anyar pada Rabu (7/12/2022) pagi sekitar pukul 8.20 WIB.

Akibat ledakan tersebut 11 orang menjadi korban. Antara lain, 10 anggota Polri, dan seorang warga.

Baca Juga: 4 Hal yang Jangan Dilakukan saat Kita Menghadiri Pernikahan Mantan Pacar

Load More