Luis Enrique resmi dipecat dari jabatannya sebagai pelatih menyusul kegagalan Spanyol di Piala Dunia 2022.
Kepastian ini diumumkan langsung federasi sepak bola Spanyol, RFEF. Diketahui, PSSI-nya Spanyol telah menawari perpanjangan kontrak untuk Enrique sebelum Piala Dunia 2022, tetapi pelatih 52 tahun tersebut menunda keputusan itu sampai setelah turnamen.
Satu kemenangan dalam empat laga Piala Dunia 2022 bukan catatan yang menggembirakan.
Untuk itu, timnas Spanyol langsung mengambil sikap dengan memecat Luis Enrique dari kursi pelatih.
Luis Enrique menjadi nama kelima yang kehilangan pekerjaan setelah mentas di Piala Dunia 2022.
Sebelum Enrique, sejumlah nama pelatih beken sudah lebih dulu meletakkan jabatannya.
Enrique pertama kali menangani Spanyol di tahun 2019 silam. Pada saat itu ia diminta menggantikan Fernando Hierro sebagai manajer timnas Spanyol.
Semenjak jadi alenatore Spanyol, performa La Furia Roja bisa dikatakan cukup impresif. Mengandalkan pemain-pemain muda, Enrique berhasil membuat permainan Spanyol menarik untuk ditonton.
"Luis Enrique adalah manajer top, yang setuju untuk mengambil alih tawaran yang lemah secara finansial dan menolak tawaran menarik dari klub Inggris," ungkap Rubiales merujuk keputusan Enrique setia pada Spanyol ketimbang melatih tim Inggris.
Baca Juga: 5 Cara Kreatif bagi Orang Tua dalam Mengatasi Kecanduan Gadget pada Anak
"Kami sangat berterima kasih padanya. Dia memperbaharui darah timnas dengan pemain di bawah usia 20 tahun dan menyatukan kembali semua orang di sekitar tim Spanyol," imbuhnya seperti dilansir football-espana.
"RFEF dengan penuh semangat mendoakan yang terbaik untuk Luis Enrique. Pelatih mendapatkan cinta dan kekaguman dari kolaboratornya di timnas dan seluruh federasi, yang akan selalu menjadi rumahnya."
Luis de La Fuente resmi di tunjuk sebagai pengganti, Sebelum menangani tim utama, Luis de La Fuente terlebih dahulu menukangi timnas Spanyol U-21.
Ia ditunjuk menjadi pelatih baru Spanyol pada Kamis (8/12/2022) malam oleh federasi Sepak Bola Spanyol lantaran disebut-sebut ingin meneruskan proyek peremajaan jawara Piala Dunia 2010 itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Hasil Spanyol vs Arab Saudi: Matador Tanduk Elang Hijau, Lamine Yamal Sejajar Pele
-
Argentina Lawan Austria di Dallas, Kota Terkutuk buat Maradona
-
Pemain Bongkar Borok PSSI-nya Tunisia Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026
-
Jepang Juara Piala Dunia 2026? Deretan Rekor Samurai Biru Usai Tebas Tunisia
-
Frenkie de Jong Dihujani Kritik Usai Belanda Menang 5-1 Van Dijk Pasang Badan
-
Latihan Timnas Belanda Memanas, Eks Striker Manchester United Hajar Rekan Sampai Cedera
-
Aksi Bersih-bersih Suporter Jepang Dianggap Munafik, Hajime Moriyasu Sampai Buka Suara
-
Baru 25 Menit Spanyol Pesta Gol ke Gawang Arab Saudi, Mikel Oyarzabal Borong Gol
-
Nagelsmann Jadi Bahan Omongan Gegara Pakai Jam Tangan Mewah Saat Jerman Tekuk Pantai Gading
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499