Suara.com - Menjadi pelatih Timnas Spanyol yang baru, Luis de La Fuente tidak terlalu dikenal di kancang sepak bola. Dia merupakan mantan pemain Athletic Bilbao dan Sevilla. Selama 13 musim berkarier, Luis de La Fuente hanya mencetak 6 gol.
Kini Luis de La Fuente ditunjuk menggantikan Luis Enrique yang mundur setelah gagal bawa Spanyol di Piala Dunia 2022.
Pria bernama lengkap Luis de la Fuente Castillo lahir pada 21 Juni 1961. Karier sepak bolanya lama di Spanyol dan menghabiskan waktu dengan menjadi bek kiri.
Dikutip dari beberapa sumber, Luis de La Fuente mengumpulkan total 254 pertandingan La Liga dan enam gol selama 13 musim, bersama Athletic Bilbao dan Sevilla.
Luis de La Fuente melakukan debut seniornya dengan tim cadangan pada tahun 1978 di Segunda División B.
Pada 8 Maret 1981 ia masuk tim utama. De la Fuente pasti dipromosikan ke skuad utama pada musim panas 1982.
Dia mencetak gol profesional pertamanya pada tanggal 26 Maret tahun berikutnya, yang terakhir dalam kekalahan kandang 4-0 dari RC Celta de Vigo.
Pada Juli 1987, de la Fuente pindah ke sesama klub liga Sevilla FC. Pada tahun 1991, dia kembali ke Athletic dengan bayaran 20 juta peseta, tetapi jarang digunakan.
De la Fuente bergabung dengan Deportivo Alavés pada tahun 1993, dengan tim di tingkat ketiga. Setelah satu musim, ia pensiun pada usia 33 tahun.
Dunia kepelatihan Luis de La Fuente dimulai di Club Portugalete, di liga regional. Pada musim panas 2000 dia diangkat di klub Segunda División B CD Aurrerá de Vitoria, tetapi dipecat pada bulan Maret tahun berikutnya.
Setelah kembali ke Sevilla, de la Fuente kembali ke Athletic. Awalnya seorang manajer cadangan, ia juga bertindak sebagai delegasi pertandingan selama dua tahun[10] sebelum kembali ke tugas sebelumnya.
Pada 13 Juli 2011, de la Fuente ditunjuk sebagai pelatih Alavés, dipecat pada 17 Oktober.
Pada tanggal 5 Mei 2013 ia ditunjuk memimpin tim Spanyol U-19, yang memenangkan Kejuaraan Eropa UEFA 2015 di Yunani.
De la Fuente menjadi manajer tim U-21 pada Juli 2018, setelah Albert Celades mengundurkan diri.
Kompetisi pertamanya adalah Kejuaraan Eropa 2019 di Italia, ditaklukkan setelah kekalahan terakhir 1-0 dari Jerman di Udine.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Jay Idzes Dkk Sukses Tahan Imbang Juventus, Fabio Grosso: Keberanian Kami Dibayar Lunas
-
Final Piala Liga Inggris, Arsenal vs Manchester City: Adu Taktik Arteta Lawan Guardiola
-
Eliano Reijnders Siap Sikut Rekan Sendiri Demi Masuk Starting XI Timnas Indonesia
-
Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Elkan Baggott Duet dengan Jay Idzes?
-
Kabar Buruk dari Jerman! Pemain Keturunan Indonesia Laurin Ulrich Cedera Lutut
-
Juventus Tak Mampu Kalahkan Jay Idzes Cs, Begini Luapan Kekecewaan Spalletti
-
Babak Baru Skandal Dean James, Breda Seret Nama Maarten Paes
-
Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
-
Pimpin Klasemen, Umuh Muchtar Ingatkan Persib Bandung Jangan Jumawa
-
Hasil Liga Italia: Jay Idzes Tampil Penuh, Sassuolo Imbangi Juventus