Depok.suara.com - Pelatih Prancis Didier Deschamps menyatakan sebagian besar fans sepak bola dunia menginginkan Argentina menenangkan final Piala Dunia.
Hal ini untuk memberi Lionel Messi perpisahan yang sempurna dari turnamen sepak bola terbesar. Bahkan dirinya percaya beberapa orang di Prancis berharap hal itu juga terjadi.
"Aku baik-baik saja sendirian di dunia - itu tidak menggangguku," katanya sambil tersenyum.
Dirinya menyatakan skuadnya telah menghadapinya sepanjang turnamen. Apalagi melihat perjuangan Timnas Prancis sejak memulai turnamen.
Prancis memulai Piala Dunia 2022 dengan banjir cedera, di mulai dari Karim Benzema, Christopher Nkunku dan Presnel Kimpembe dikesampingkan untuk bergabung dengan Paul Pogba dan N'Golo Kante.
Hal ini ditambah dengan Prancis yang semakin dilemahkan oleh virus yang menyebabkan bek Dayot Upamecano dan gelandang Adrien Rabiot tidak bermain saat melawan Maroko di semifinal. Tiga pemain lagi — bek tengah Raphael Varane dan Ibrahima Konaté serta pemain sayap Kingsley Coman — absen dari latihan pada hari Jumat, dua hari sebelum final.
“Kami melakukan yang terbaik untuk mengambil tindakan pencegahan dan beradaptasi seperlunya,” katanya pada hari Sabtu dalam konferensi pers menjelang final.
"Kami mencoba untuk hidup dengannya, tanpa terlalu jauh, terlalu terbawa suasana. Kami hanya melakukan apa yang diperlukan.
Di perempat final melawan Inggris dan semifinal melawan Maroko, Prancis tampil kuat untuk memimpin di babak pertama dan kemudian puas untuk bertahan dan bermain dengan serangan balik - taktik yang berhasil empat tahun lalu di negara tersebut.
Baca Juga: Dimusuhi Adik-adiknya karena Setop Uang Bulanan, Via Vallen Banjir Dukungan
Bisakah itu juga berhasil melawan Argentina, dengan Messi dalam performa gemilang?
“Hal-hal selalu terjadi dalam pertandingan yang Anda tidak siap,” kata kapten Prancis Hugo Lloris, yang ingin menjadi orang pertama yang menjadi kapten tim yang meraih gelar Piala Dunia dua kali.
“Di situlah Anda perlu menunjukkan semangat tim yang baik dan Anda juga harus memiliki perasaan untuk berusaha sekuat tenaga dan menggali lebih dalam di saat-saat sulit itu.
“Kami bagus sebagai tim karena kami tahu bagaimana beradaptasi dengan skenario yang berbeda.”
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Revisi UU Pemilu Tertahan di Legislatif, Akademisi Sebut Sekadar Tambal Sulam
-
Kemnaker Perkuat Dunia Kerja Inklusif Melalui Pendampingan Penyerapan Tenaga Kerja Disabilitas
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?
-
Buntut Longsor Bocimi KM 72, BPJT Instruksikan Evaluasi Total Seluruh Aset Tol
-
Langkah Damai 57 Bhikkhu Menuju Borobudur Warnai Waisak 2026
-
Terungkap! Taksi Green SM yang Mogok di Rel Bekasi Timur Ternyata Terlambat Servis Hingga 9.000 KM
-
Callista Arum Ketakutan Lakoni Adegan Ekstrem di Film Tumbal Proyek
-
Cuma Pakai BRI, Saldo Tizzo Timezone Otomatis Jadi Dua Kali Lipat!