Liga Spanyol tampaknya tak mendukung rencana FIFA untuk Piala Dunia Klub yang di perbesar, dan mengatakan justru itu akan lebih merugikan dari pada menguntungkan.
“FIFA hanya memperhitungkan sekelompok kecil klub dan pemain, padahal dalam sepak bola profesional ada banyak liga profesional, ribuan klub dan pemain yang tidak berpartisipasi dalam kompetisi internasional ini,” kata liga Spanyol, Sabtu (17/12/22).
“FIFA tampaknya melupakan itu dan hanya memikirkan beberapa saja, tanpa mengetahui dampaknya pada semua sepak bola profesional.”
Sehari setelah presiden FIFA Gianni Infantino mempresentasikan visinya tentang Piala Dunia Antar Klub 32 tim untuk tahun 2025, liga Spanyol mengatakan ini dan keputusan FIFA lainnya “dibuat secara sepihak dan tanpa pemberitahuan terkait kalender dengan turnamen internasional baru yang merusak seluruh ekosistem sepak bola secara permanen. ”
Infantino, yang berbicara di Piala Dunia di Qatar, mengatakan Piala Dunia Klub yang terdiri dari 32 tim “akan dilanjutkan, membuatnya benar-benar seperti Piala Dunia.”
Infantino juga melontarkan ide turnamen persahabatan empat tim untuk tim nasional pada bulan Maret di tahun-tahun genap sebelum kejuaraan besar, bersama dengan perubahan lain pada kalender. Ini terjadi setelah FIFA telah memantapkan rencana untuk meningkatkan jumlah peserta Piala Dunia dari 32 menjadi 48 tim pada tahun 2026.
Liga Spanyol mengatakan akan mempertimbangkan untuk mengambil tindakan hukum "untuk mencegah Piala Dunia Klub dengan format yang diumumkan."
Forum Liga Dunia telah menyuarakan keluhan serupa tentang tidak dikonsultasikan sebelum Infantino mengumumkan rencananya. Piala Dunia Klub yang diperluas juga dipertanyakan oleh serikat pemain global FIFPRO karena merugikan kesehatan pemain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Bukan Hanya Diskon, Belanja saat Lapar Juga Bisa Membuat Kita Jadi Impulsif
-
Terpopuler: Mobil Bekas yang Aman Pakai Pertalite, Biaya Isi Pertamax Full Tank untuk Skutik Honda
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026