Depok.suara.com - Pangeran Harry dikecam oleh seorang pakar kerajaan karena diduga menggambarkan mendiang Ratu Elizabeth secara 'negatif' dalam serial dokumenter Netflix Harry & Meghan.
Dalam serial tersebut, Pangeran Harry dan istrinya Meghan Markle menyiratkan bahwa mendiang Ratu mengesampingkan dirinya di 'Sandringham Summit', dimana saat itu Harry dan istrinya dipanggil untuk membahas keluarnya mereka dari anggota keluarga kerajaan yang bekerja atau working royal.
Pangeran Harry berkata: "Sungguh menakutkan melihat saudara laki-laki saya berteriak dan meneriaki saya, dan ayah saya mengatakan hal-hal yang tidak benar, dan nenek saya, Anda tahu, diam-diam duduk di sana, menerima semuanya dan tidak melakukan apa-apa."
Mengomentari klaim Harry, pakar kerajaan Richard Fitzwilliam mengatakan kepada media Mail Online: "Ratu tahu persis apa yang dia lakukan, dan dia tidak dimanipulasi oleh siapa pun."
"Saya pikir gagasan bahwa Ratu mengesampingkan Harry dan Meghan di Sandringham mungkin benar-benar tidak masuk akal. Harry telah berani menggambarkan keluarga kerajaan sesuai dengan apa yang ia mau dan tanpa bukti valid karena keluarga kerajaan tidak akan pernah mengeluarkan pernyataan tentang hal itu," tambahnya.
Fitzwilliam lebih lanjut berkata: "Dia menggambarkan Ratu sebagai seseorang yang negatif, dan akibatnya, itu sangat ofensif karena seolah-olah Ratu menjadi 'boneka' di tangan orang lain di Sandringham dan juga, tentu saja, para penasihatnya."
Pakar tersebut menambahkan: "Sang Ratu sangat bijaksana untuk melakukan apa yang dia lakukan, tetapi implikasi yang dikatakan Harry adalah bahwa Ratu bersikap sebaliknya. Yang diungkapkan Harry tidak dapat dihindari membantu mendefinisikan di benak orang-orang yang skeptis tentang kebenarannya. Tapi menurut saya, dari mereka yang mengenal Ratu, bahwa Ratu tahu persis apa yang dia lakukan, dan dia tidak dimanipulasi oleh siapa pun." ***
Summer: www.thenews.com.pk
Baca Juga: Pangeran Harry Tuduh Pangeran William dan Kate Middleton Cemburu Pada Meghan Markle
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Teror Air Keras, Andrie Yunus Sempat Diberi Peringatan: Nama Kita Masuk Daftar
-
Pemerintah Kecam Kasus Kekerasan terhadap Andrie Yunus, Tegaskan Kasus Harus Diusut Tuntas
-
Bisa Beli Motor Berkat Dapur MBG, Penyandang Disabilitas Ini Berdoa Kelak Ketemu Prabowo
-
Kisah Rohmat: Penyandang Disabilitas yang Menemukan Harapan Baru di Dapur Makan Bergizi Gratis
-
The Notebook: Makna Kesetiaan dan Cinta yang Terus Dipilih Setiap Hari
-
Bedah Rapor 11 Penyerang yang Dipanggil Timnas Indonesia, Siapa Layak Jadi Andalan John Herdman
-
Berkah Makan Bergizi Gratis: Produksi Tempe Ozy di Sukoharjo Melejit 100 Persen
-
Indonesia Enggan Dukung Resolusi DK PBB yang Kurang Berimbang pada Iran
-
Siti Badriah Izinkan Suami Poligami
-
Bangkit dari Keterpurukan, Jan Olde Riekerink Jadikan Laga Kontra Persija sebagai Pelampiasan