Depok.suara.com - Momen pertemuan orangtua Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat dan Orang tua Bharada E alias Richard Eliezer terjadi saat mereka dipertemukan di sebuah acara bincang-bincang di salah satu televisi swasta.
Kedua orang tua Eliezer langsung menghampiri orang tua Brigadir J begitu memasuki ruangan. Lalu mereka memperkenalkan diri sebagai orangtua Bharada E sambil mengucapkan permohonan maaf.
"Yang pertama-tama, tak ada kata yang lebih baik dari permohonan maaf kami sebagai orang tua dari Ichad. Mohon maaf dari hati kami yang paling dalam atas apa yang sudah Ichad lakukan terhadap Abang Yosua," kata ibu Eliezer.
Ibu Elizier menambahkan bahwa sesungguhnya sang anak tidak akan tega melakukan penembakan ke Brigadir J.
"Karena jujur kami tahu anak kami tidak akan tega melakukan hal seperti itu mbak. Jadi kepada bapak dan ibu, kami berdua mohon maaf dari dalam hati," kata Ibu Eliezer ke pembawa acara bincang-bincang Rosi Silalahi.
Orangtua Eliezer juga menyampaikan bahwa mereka juga memahami bagaimana pedihnya kehilangan anak seperti yang dialami oleh orang tua Yosua.
"Jujur kami sangat terluka, kami bisa merasakan apa yang ibu dan bapak rasakan kehilangan anak," ungkap ibu Eliezer.
Orangtua Elizier berharap anaknya bisa terus berkata jujur, apalagi Eliezer sudah berjanji kepada orangtua Yosua akan terus membela Yosua sampai akhir.
"Dan sampai saat ini juga, kami sangat mengharapkan dan Ichad bisa terus berkata apa yang benar terus seperti janjinya kepada bapak dan ibu bahwa dia akan membela abangnya sampai kapanpun, sampai titik darah terakhir dia akan membela abang Yosua," pungkasnya.
Baca Juga: Saksi Ahli Kuat Maruf Sebut Hasil Tes Lie Detector Tak Bisa Jadi Alat Bukti Sidang Brigadir Yosua
Sama seperti istrinya, ayah Eliezer juga meminta maaf kepada orang tua Brigadir J atas perlakuan Eliezer kepada Yosua.***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
6 Fakta Skandal BEM FH UBK Mengaku Dapat Uang 'Pelicin' dalam Demo Mahasiswa
-
Calon Atlet Tinju PON Lampung Dikeroyok Saat Hendak Latihan, 3 Pelaku Ditangkap
-
Minyak Sawit dan Kopi Indonesia Jadi Komoditi Paling Diminati di Chongqing
-
Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Cek Rincian Lengkap untuk Semua Ukuran
-
Huawei MatePad Mini Resmi Meluncur, Tablet Mini Tertipis dan Teringan Dibanderol Rp8,9 Juta
-
Ramalan Zodiak Kamis 25 Juni 2026: Cancer, Virgo, dan Capricorn Beruntung Besar Hari Ini!
-
Hasil Piala Dunia 2026: Bosnia Jaga Asa ke 32 Besar dan Singkirkan Qatar
-
Dari Fort Du Bus hingga Trikora: Membaca Papua dari Arsip Kolonial
-
Industri AI Perbankan Kian Diminati, 96 Persen Perusahaan Siap Beri Gaji Lebih Tinggi
-
Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...