/
Kamis, 05 Januari 2023 | 11:10 WIB
Potret Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Instagram@ridwankamil)

Depok.suara.com, Niat hati ingin mengklarifikasi sorotan nitizen terkait pembangunan Masjid Raya Al Jabbar yang diketahui menggunakan dana APBD melalui akun instagram miliknya malah berbuntut perdebatan.

Hal bermula saat sebuah akun twitter  @Outstandjing yang mencuit tentang APBD untuk pembangunan masjid. Menurutnya, dana tersebut tidak seharusnya digunakan sebagai kepentingan kelompok tertentu.

"Bikin mesjid itu perbuatan mulia, dengan berwakaf jadi amal jariyah. Tapi kalau mesjid pakai dana APBD? Pembayar pajak itu berbagai kalangan. Akad bayar pajak BUKAN akad wakaf. Kalau di agama Islam, tdk sembarang dana bisa dipakai utk Mesjid!" tulis akun tersebut pada Minggu (1/2/2023).

Menanggapi cuitan tersebut, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pun mengunggah klarifikasi diakun Instagram miliknya @ridwankamil.

Dalam akun tersebut, Ridwan Kamil menuliskan bahwa Penggunaan dana negara itu adalah kesepakatan bersama, dibahas dengan musyawarah bersama rakyat dalam forum Musrenbang.

"Itulah kenapa, kita memilih demokrasi. Dimana rakyat bisa menitipkan aspirasi melalui pemda atau sistem perwakilan yaitu DPR/D," tulis Ridwan Kamil.

Lebih lanjit Ridwan Kamil menuliskan, Masjid, Gereja, Pura semua BISA dibiayai negara selama itu disepakati eksekutif dan legislatif.

Ia mencontohkan, Masjid Istiqlal dibiayai 7 Milyar rupiah di tahun 1961 melalui APBN. Di wilayah mayoritas kristiani APBD dialokasikan untuk gereja. Di wilayah Bali, APBD/N dipakai untuk membangun kawasan ibadah Pura.

Jika akang senang isu transportasi publik dan tidak suka masjid, silakan saja.

Baca Juga: Media Vietnam: Timnas Indonesia Punya Gaya Bermain Paling Ditakuti Vietnam

“Niat saya bayar pajak, bukan wakaf!," tulisnya.

Kemudian Ridwan Kamil melanjutkan, Betul. Kewajiban anda adalah membayar pajak, namun hukum positif mengatakan, penggunaannya adalah wilayah kewenangan penyelenggara negara.

Flashback. Jutaan warga Jawa Barat melalui berbagai ormas Islam menitipkan aspirasi rakyat Jawa Barat agar dibangun Masjid Raya Provinsi sejak 7 tahun yang lalu. Karena selama ini Masjid Raya Provinsi mengkudeta masjid Agung Kota Bandung.

"Dan itulah yang kami lakukan: memenuhi dan membangun aspirasi rakyat. Demikian penjelasan saya, sekaligus edukasi untuk semua yang mau jernih berpikir dan belajar," ungkap Ridwan Kamil.

Alih-alih mendapat respon positif, unggahan Ridwan Kamil tersebut langsung menuai pro-kontra dari netizen.

Bahkan banyak juga netizen yang berkomentar miring atas unggahan tersebut.

Load More