Depok.suara.com - Kuasa hukum Venna Melinda, Hotman Paris akhirnya membeberkan fakta motif penganiayaan yang dilakukan Ferry Irawan. Ternyata hal ini berhubungan dengan sex.
Dijelaskan oleh Hotman Paris, Ferry Irawan melakukan penganiayaan karena Venna Melinda menolak berhubungan badan. Ferry Irawan lantas melakukan penganiayaan kepada istrinya tersebut.
"Dan ternyata apa yang dialami bukan hanya sekali ini. Ferry ini selalu ada masalah kalau minta ini (hubungan seksual)," jelasnya yang diunggah dari kanal YouTube Insert Investigasi.
Hotman kemudian menjelaskan bahwa ketika itu Venna Melinda sedang kelelahan. Sementara Ferry Irawan menganggap bahwa hubungan seksual adalah haknya sebagai suami.
"Jadi perselisihan karena Venna Melinda capek dan biasalah suami berhak minta ini. Dan begini begitulah," paparnya Hotman Paris.
Tetapi hal tersebut malah berujung kepada penganiayaan. Bagi Hotman Paris aksi Ferry Irawan tersebut tidak bisa dibenarkan.
"Itu ada pengaduan. Makannya dia trauma jadi pasal yang menyebabkan psikis," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Groundbreaking Irigasi di Luwu, Gubernur Sulsel: Mari Kawal Untuk Petani
-
ARTJOG 2026 Memanas! Kehadiran Didit Prabowo Batal Usai Diprotes Seniman
-
WNA India Jadi Korban Penipuan Modus Hipnotis di Bali
-
Jatim Deklarasikan Provinsi dengan Event Terbanyak, Sedot 30 Persen Wisatawan
-
Ekonom: Investor Butuh Kepastian Hukum di Indonesia, Bukan Sekedar Insentif!
-
Pemprov Papua Selatan: Lahan Cetak Sawah di Merauke 48 Ribu Hektare
-
Khofifah Sambut 4.014 Pelari dari 22 Negara Taklukkan Jalur Ekstrem Gunung Arjuno-Welirang
-
Sulteng Belum Mandiri Fiskal, 80 Persen Bergantung Pusat
-
Ekonom Beri Peringatan Soal Kebijakan B50: Lihat Peluang yang Dikorbankan
-
Perbasi Surakarta 2026-2030 Dilantik, Bidik Sapu Bersih Emas Porprov Jateng 2026