/
Minggu, 15 Januari 2023 | 10:53 WIB
Potret Dewan Penasehat DPC Partai Gerindra Depok Ir Nuroji (Depok/ah/ep)

Depok.suara.com, Anggota DPRD Depok dari Fraksi Gerindra H Iman Yuniawan bisa kena sanksi dari Mahkamah Partai karena menyalahi anggaran dasar dan rumah tangga salah satunya Pemutusan Antar Waktu.

Berdasarkan informasi di lapangan Nama H.M Iman Yuniawan kader dari partai Gerindra yang saat ini masih aktif ternyata terdaftar di partai Nasdem dengan Nomor KTA 2064 2305 4862 2100.

Menanggapi persoalan tersebut, Dewan Penasehat DPC Gerindra Kota Depok H Ir Nuroji kepada wartawan mengatakan sanksi yang akan diberikan partai karena yang bersangkutan memiliki KTA dari partai Nasdem.

"Kami sudah panggil dia untuk dimintai klarifikasi namun saat dipanggil dia jawabnya normatif saja, dengan menjawab tidak pindah ke partai lain,"katanya.

Sebaiknya jika dia mau pindah ke partai lain dirinya mempersilakan saja akan tetapi dengan baik hati.

"Silahkan saja pindah, bersikap gentelmen lah kalau pindah silahkan, pas ditanya jangan bilang engak, kita ada buktinya loh,"katanya.

Menurut Ir Nuroji pengurus DPC Gerindra sudah mempunyai bukti bahwa yang bersangkutan memiliki KTA partai Nasdem.

Padahal Gerindra sudah memberikan kesempatan kepada dia untuk mendaftar sebagai Caleg di Pileg 2024.

"Namun hingga waktu yang sudah ditentukan tidak mendaftar dan ternyata sudah punya KTA Nasdem,"katanya.

Baca Juga: Hotman Paris Semprot Sunan Kalijaga yang Bela Ferry Irawan: Jangan Banyak Bacot Lah!

Terkait kepemilikan KTA Nasdem yang dimiliki H Iman, Nuroji menegaskan kalau yang bersangkutan belum mengundurkan diri dari Gerindra maka akan dilaporkan ke Mahkamah Partai, dan Mahkamah yang akan menjatuhkan sanksi. 

"Ya sanksi yang diberikan bisa saja sanksi adminitrasi hingga PAW dan keputusannya ada di Mahkamah Partai Gerindra itu sendiri,"katanya.

"Kita Gerindra filosofi ukurannya adalah loyalitas,"katanya.

Silahkan kalau mau pindah, tapi alasannya jangan menjelek-jelekkan partai, sebab di mana pun partai politik persoalannya sama saja.

"Tekankan kepada siapa pun, bukan hanya H. Imam, mau pindah ke manapun persoalan politik itu sama, itu dibutuhkan kedewasaan kita berpolitik, menerima situasi dan keadaan di partai. Kalau perlu kita kontribusi membuat keadaan lebih baik,” ucapnya. 

Sementara itu pengurus DPC Gerindra Kota Depok dan bacaleg dari Gerindra melakukan konsolidasi salah satunya membahas Hut Gerindra ke 15 pada tanggal 6 Febrruari 2023 mendatang.

Load More