Depok.suara.com, Ketua PC Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Kota Depok Fadil mendaftar sebagai Calon Legislatif dari Partai Gerindra.
Ia mengatakan, mengatakan bahwa sebagai kalangan pemuda dirinya merasa harus berbuat baik untuk masyarakat.
Oleh sebab itu, melangkah menuju Parlemen atau DPRD menjadi salah satu cara untuk bisa berpartisipasi langsung dalam kebijakan pembangunan pemerintah daerah di Kota Depok.
“Sebagai pemuda, saya ingin bisa berbuat banyak untuk daerahnya," katanya kepada wartawan.
Fadil mengaku telah menyerahkan berkas formulir Calon Legislatif di Kantor DPC Gerindra Kota Depok. Merangkul para milenial dan generasi Z, sudah menjadi mandat amanah sejak didirikannya TIDAR.
“Kami punya amanah untuk merangkul pemilih pemula dan kawula muda,” terangnya.
Lebih lanjut Fadil menuturkan, Tunas Indonesia Raya atau Tidar sebagai sayap politik Partai Gerindra serius menyongsong Pemilu 2024.
Mendorong para kader milenial ini untuk merebut hati rakyat pada pemilu mendatang dan mengisi kursi parlemen .
"Saya ingin berbuat lebih luas untuk masyarakat. Itu salah satu alasan saya masuk dunia politik,"katanya.
Baca Juga: Sikap Dewasa Anak 7 Tahun Venna Melinda saat Ibunya Kena KDRT Bikin Salut, Gimana Sih Cara Latihnya?
Sebagai anak muda, dirinya ingin berkontribusi kepada masyarakat, termasuk untuk anak muda.
"Karena itu, saya punya motivasi masuk parlemen agar bisa menyuarakan suara anak muda, suara milenial yang saat ini kurang terwakili,"katanya.
"Kehadiran Tidar akan menambah kekuatan partai Gerindra karena jumlahnya banyak, pasti kan otomatis kalau mereka bergabung dengan kami, pasti suaranya ke Pak Prabowo,” tuturnya.
Dalam memberi masukan kepada teman-teman generasi muda ini untuk menjadi caleg di Partai Gerindra sehingga ada keterwakilan pemuda.
TIDAR mengajak kawula muda untuk menjadi subjek politik bukan hanya objek politik.
Serta mengingatkan bahwa potensi kawula muda akan bisa dimanfaatkan dalam politik jika mereka berpartisipasi di Pemilihan Umum 2024.
Berita Terkait
-
Gerindra akan Rayakan HUT ke-15 pada Februari Mendatang, Prabowo Minta Digelar Sederhana
-
Rembuk Capres-cawapres, Sekjen Gerindra Minta Cak Imin Sampaikan Langsung Hasil Ijtima Ulama Nusantara ke Prabowo
-
Klaim Kini Solid, Gerindra Ogah Diadu Domba Atau Dipecah Belah Lagi Soal Isu Sandiaga Hijrah ke PPP
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Ulasan Film Dead Poets Society: Robin Williams Ubah Pemikiran Siswa Lewat Puisi
-
Daftar Pemain Moving Season 2 Terungkap, Ada Wajah Baru dengan Nama Besar
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Menyelinap ke Pikiran Ayah
-
Polisi Respons Dugaan Temuan Whip Pink di Rumah Reza Arap
-
Generasi Muda Terperangkap Utang Paylater dan Pinjol: Kurangnya Literasi Keuangan Jadi Pemicu?
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat