Depok.suara.com - Jhon Lbf menyatakan bahwa aksi orang tua yang live mandi tersebut berawal dari bujukan. Dirinya bahkan menuduh Sultan Akhyar menjadi otak di belakang konten mengemis tersebut.
Diunggah dari akun Instagram @Lambegosip Jhon Lbf tidak percaya bila nenek tersebut bekerja secara sukarela. Tetapi pastinya ada pemicunya yaitu tawaran uang yang besar.
"Betul misalnya dia menjelaskan karena sukarela dan senang hati. Tapi ada faktor pemicunya," ucap Jhon Lbf.
Sultan Akhyar menolak pernyataan dari Jhon Lbf tersebut. Dirinya menyatakan bahwa orang tua tersebut memang datang sendiri kepadanyam
"Kalau live di sini paling satu jam. Kalau lebih lama ya saya gak berani. Lalu nenek ini datang. Saya bilang nenek kalau mau coba silahkan," ucap Sultan.
Karena itulah Jhon Lbf meminta kepada Sultan Akhyar untuk menghentikan konten tersebut. Dirinya bahkan memberikan solusi agar Sultan Akhyar bekerja di kantornya.
Tetapi dirinya mengaku sempat kesal karena Sultan Akhyar malah memerasnya. Karena itulah Jhon Lbf mengancam akan mempolisikan Sultan Akhyar bila tidak segera menghentikan hal tersebut.
"Hal yang saya sesalkan bukan kamu respon baik. Malah kamu meras saya," ucapnya.
"Kalau aktifitas anda tidak dihentikan saya akan polisikan anda," lanjutnya.
Baca Juga: Fakta dan Kronologi Ibu-Ibu Tewas Terlindas Kendaraan Taktis TNI, Boncengkan Anak Tetangga
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi