/
Sabtu, 21 Januari 2023 | 13:11 WIB
Tersangka Ferry Irawan (Foto: Beritajatim)

Depok.suara.com - Kasus dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dialami pasangan Ferry Irawan dan Venna Melinda masih menjadi topik yangat untuk diperbincangkan. Sebelumnya, beredar video permintaan maaf yang diungkapkan Ferry Irawan kepada sang istri. Sehingga, ini menjadi perbincangan yang ramai di khalayak media sosial.

Publik menyebut, bahwa tangisan yang dibuat oleh Ferry Irawan adalah kepura-puraan demi mendapatkan simpati jagat maya. Seolah ingin membela diri, Ferry lalu mengancam Venna akan membuka kasus di Bogor.

"Pak Ferry merasa tersudut dengan tersebarnya video itu. Lalu dia berkata menyimpan rahasia di mana ada kasus di Bogor yang pada waktu itu berada paling depan untuk membela," kata Jeffry Simatupang selaku kuasa hukum Ferry Irawan, dikutip dari beberapa sumber.

Ferry lantas meminta Venna Melinda berhenti menyudutkannya dan membuka pintu damai jika kasus di Bogor tak mau terungkap.

"Pak Ferry tidak pernah ceritakan kasus ini pada siapapun. Kalau nanti Pak Ferry merasa sudah semakin tersudut, terpaksa bisa jadi akan buka kasus Bogor," ujar Jeffry.

Jeffry juga meminta, agar kedua belah pihak dapat menemukan jalur yang damai. Sehingga, tidak terjadi kerugian diantara dua belah pihak.

"Ayo kita sama-sama baik-baik cari jalan damai. Kalau ada komunikasi dengan baik, tidak perlu membuka aib satu sama lain," ucapnya.

Niat Ferry membuka kasus di Bogor bukan bermaksud untuk menyudutkan Venna, ia berdalih hanya melakukannya pembelaan diri.

"Kami tidak berbicara untuk menyudutkan pihak manapun. Tujuannya karena masih memiliki kebaikan dan tidak mau mengumbar, Pak ferry masih berjuang untuk kedamaian, tidak mau menjelekkan pihak manapun. Ketika Pak Ferry merasa semakin disudutkan, keluarga semakin tersudut, Pak Ferry akan melawan," pungkas Jeffry Simatupang.

Baca Juga: Brimob Bone Patroli Keliling Sekolah Terkait Maraknya Penculikan Anak

Load More