Depok.suara.com, Pasca adanya laporan dalam acara Jumat Curhat terkait kolong fly over ARH Depok dijadikan lokasi mabuk-mabukan, Aparat Kepolisian Polres Metro Depok langsung menindaklanjuti dengan mengadakan operasi di lokasi tersebut, Sabtu (21/1/2023).
Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Ahmad Fuady kepada wartawan mengatakan, Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Depok bersama Polsek Pancoran Mas menggelar operasi minuman keras di kawasan Kolong Jalan Layang Arif Rahman Hakim.
"Operasi ini merupakan tindak lanjut aduan masyarakat pada kegiatan Jumat Curhat," ujarnya.
Saat kegiatan Jumat Curhat tersebut, kata Kapolres, warga melaporkan lokasi tersebut acap kali disalahgunakan menjadi lokasi peredaran minuman keras.
"Merespon aduan masyarakat, saya kerahkan tim gabungan Patroli Perintis Presisi bersama dengan Polsek Pancoran Mas Polres Metro Depok melaksanakan operasi miras dan penyakit masyarakat," terangnya.
Dari hasil operasi tersebut, lanjut Kapolres, pihaknya berhasil mengamankan 320 botol minuman keras ciu ukuran 600 ml berjenis ciu, serta satu drigen berukuran 25 liter dari sebuah warung.
"Diamankan minuman keras jenis ciu sebanyak 320 botol ukuran 600 ml, dan satu drigen ukuran 25 liter di bawah Fly Over Jalan Layang Arif Rahman Hakim," tuturnya.
"Kemudian, pemilik warung yang menjual minuman tersebut sedang dilakukan proses pemeriksaan oleh Polsek Pancoran Mas," sambungnya.
Selesai operasi miras, Ahmad Fuady mengatakan tim gabungan berlanjut patroli ke titik rawan gangguan keamanan yang dilaporkan warga.
Baca Juga: Kronologi Calon Mempelai Pria Digugat Rp 3 M Gegara Kabur saat Ijab Kabul
Selanjutnya tim melaksanakan patroli di titik rawan kamtibmas yang juga menjadi keluhan warga yaitu di lingkungan RW 12 khususnya RT 04 dan RT 06 Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas.
"Harapan kami dengan patroli ini dapat membuat masyarakat merasa aman dan nyaman serta meminimalisir adanya fear of crime di wilayah Pancoran Mas," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor
-
Singgung Kisah Hijrah Uje, Abidzar Al Ghifari Bela Jefri Nichol yang Dicibir Tak Layak Umrah
-
Banjir Rendam Permukiman di Mandor Landak, 60 Rumah Warga Terdampak
-
Membongkar Sisi Kelam Orde Baru dalam 'Larung': Sastra yang Menolak Dibungkam
-
Pomdam Sriwijaya Ungkap Kasus Penembakan di THM Panhead Palembang, Sertu MRR Ditangkap
-
Apa Motif Sertu MRR Tembak Pratu Ferischal? Fakta Hubungan Keduanya Terungkap Sebelum Penembakan
-
5 HP 5G Memori 512 GB Paling Murah, Simpan Foto dan Video HD Tanpa Hambatan
-
Dedi Mulyadi Panen Kritik, Gelar Kirab Bak Raja di Tengah Ekonomi Tercekik
-
Kronologi Lengkap Penembakan Pratu Ferischal di THM Panhead, Cekcok Berujung Tembakan Maut
-
Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah