Depok.suara.com, Seorang pengendara motor tewas akibat kecelakaan yang terjadi di Jalan Raya Tanah Baru, Kecamatan Beji, Depok.
Kasat Lantas Polres Metro Depok AKBP Bonifacius Surano, Rabu (25/1) korban diketahui adalah Marwan (41) warga Pancoran Mas. Korban mengendarai motor B 6845 POK.
Kejadian bermula ketika korban sedang melintas dari arah Jalan Raya Tanah Baru arah utara menuju selatan.
Ketika di depan Perum Botanica Residence, diduga pengendara kehilangan kendali.
Lalu dari arah berlawanan ada kendaraan yang melintas motor B 4150 SEL yang dikendarai korban.
“Motor korban menyenggol stang pengendara dari lawan arahnya sehingga terjadi benturan dan kecelakaan lalu lintas tidak dapat dihindarkan,” katanya.
Kedua pengendara mengalami luka. Namun pengendara lain yaitu Jordy hanya mengalami luka ringan.Sedangkan Marwan tewas akibat luka cukup parah.
Korban sempat dibawa ke RS Bhakti Yudha namun nyawanya tidak tertolong.
“Korban yang meninggal ini alami luka memar, lecet pundak kanan, luka memar punggung kiri, luka pecet pada lutut kaki kanan, luka lecet punggung kaki kiri,” ujarnya.
Baca Juga: Ria Ricis Beberkan Kronologi Pecat Karyawan karena Roti, Warganet: Kok Beda Cerita?
Korban meninggal dunia mengalami luka memar. Kemudian juga mengalami luka di pundak kanan, punggung kiri.
“Luka juga ada di lutut kaki kanan, luka lecet punggung kaki kiri," terangnya.
Para korban yang terlibat kecelakaan sudah pada didata dan motor barang bukti dibawa ke kantor Laka untuk proses lebih lanjut.
“Kedua unit motor yang saling kecelakaan diamankan dibawa ke kantor unit Laka di Merdeka Sukmajaya,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Donor Darah Bareng Bank Jakarta dan PMI, Stok Darah DKI Didorong Tetap Aman
-
Gugatan Rp7 Miliar Ressa Terhadap Denada Kandas: Hakim PN Banyuwangi Sebut Salah Alamat
-
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Puteri Indonesia 2026 yang Ukir Sejarah Baru
-
Niat ke Hajatan Berujung Petaka: Petani di Pesisir Barat Ditebas Golok Saat Hendak Bertamu
-
KPK Percepat Kasus Korupsi Haji, 2 Tersangka Swasta Segera Diperiksa
-
Balita Dikunci di Kamar Mandi: Kisah di Balik Pintu Daycare Little Aresha Yogyakarta
-
Syahwat Politik Berujung Bui: Menanti Sidang Perdana Eks Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya
-
Struktur Organisasi Daycare Little Aresha Yogyakarta yang Kini Disegel Polisi
-
Honda Kibarkan Bendera Putih, Tren Mobil Listrik Bikin Pabrikan Sengsara
-
Ribuan Jemaah Embarkasi Surabaya Terbang ke Tanah Suci, 2 Orang Terpaksa Tertunda Karena Sakit