Depok.suara.com, Pengurus Besar Nadhatul Ulama di Kota Depok telah berperan dalam upaya mewujudkan tata kelola dunia yang penuh dengan perdamaian dan kasih sayang.
Demikian dikatakan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Depok KH. Ahmad Solechan saat kegiatan Apel 11 Ribu Kader Nahdlatul Ulama (NU) Kota Depok di lapangan di Kav Kopelindo, Rangkapan Jaya, Pancoran Mas.
Dia mengatakan apel akbar kader NU Depok dihadiri belasan ribu warga nahdliyin, simpatisan, kader, pengurus antusias menghadiri acara tersebut.
Nu telah berperan dalam upaya mewujudkan tata kelola dunia yang penuh dengan perdamaian dan kasih sayang.
Kegiatan tersebut bagian dari upaya menyambut Harlah 100 tahun NU yang puncaknya akan diselenggarakan di Sidoarjo Jawa Timur pada 7 Februari mendatang.
"Sebagai warga NU kita berbahagia karena menjadi saksi sejarah Harlah 100 tahun NU . Sesuai dengan tema besar PBNU, telah berperan dalam upaya mewujudkan tata kelola dunia yang penuh dengan perdamaian dan kasih sayang. Untuk itu, nilai besar tersebut harus kita terapkan di Kota Depok,"ujarnya.
Dirinya berpesan untuk senantiasa menyebarkan Islam Rahmatan Lil Alamin (Islam yang penuh rahmat), menyebarkan kedamaian dan kemaslahatan.
Untuk itu, lanjutnya, sebagai warga Kota Depok memiliki kewajiban untuk mengawal perdamaian, kebersamaan dan toleransi.
Apalagi, katanya, dalam sebuah survei Kota Depok sebagai salah satu Kota dengan tingkat toleransi yang rendah.
Baca Juga: Fakta Unik Kartu Putih dalam Dunia Sepak Bola, Sudah Tahu?
"Mari kita rapatkan barisan dan momentum ini sebagai kebangkitan kedua NU di Kota Depok,"katanya.
Ibarat sebagai burung rajawali yang terbang tinggi untuk ikut serta mewujudkan perdamaian, kebersamaan, kemaslahatan, keadilan, kesejahteraan dan junjung tinggi toleransi.
"Terlebih lagi, kita berharap agar tata kelola Pemerintahan yang mengedepankan semangat kebersamaan, keberpihakan pada semua pihak dan toleransi tinggi,"harapnya.
Di lokasi sama Kabaintelkam Polri KJP Drs. H. Ahmad Dhofiri yang mewakili Kapolri menyampaikan apresiasinya kepada NU.
Menurutnya, NU sebagai salah satu organisasi besar di Indonesia yang tetap konsisten dalam menyampaikan pesan perdamaian.
Ia melanjutkan, melalui pesan Islam Rahmatan Lil Alamin, moderat, toleran, adil dan lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Mini Soccer Fun Match Jadi Ajang Bulog Perkuat Kolaborasi dengan Stakeholder Ketahanan Pangan
-
Gaya Hidup dan Pengalaman Bersantap Jadi Kunci, Industri Kuliner Indonesia Diprediksi Terus Tumbuh
-
DPR Desak Hukuman Mati untuk Febrie Adriansyah: Penghianat Hukum yang Lukai Rakyat!
-
DPR Desak Kejagung Bentuk Tim Steril untuk Usut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Diduga Masih Hidup, Keluarga Putuskan Hentikan Pencarian NS yang Hilang di Sungai Brantas
-
Kekayaan Alam Diekspor, Tagihannya Dipulangkan kepada Rakyat
-
Doa Hari Pertama Masuk Sekolah, Amalkan agar Diberi Kelancaran dan Kemudahan
-
Promotor Ungkap Konsep Fan Meeting Win Metawin di Jakarta, Dibuat Lebih Intim dan Eksklusif
-
KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo Tersangka Pemerasan, Pemprov Jateng Belum Tunjuk Plt
-
The Diary of a Young Girl: Catatan Anne Frank yang Menjadi Saksi Kelam Holocaust