Depok.suara.com - Saat ini, di tengah kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, santer terdengar dugaan perselingkuhan yang dilakukan Putri Candrawathi dengan Kuat Ma’ruf dan juga mendiang Brigadir J.
Hal ini pun sejalan dengan pengakuan Putri Candrawathi soal kasus pelecehan yang disebut-sebut menjadi akar pembunuhan terjadi. Meski ngotot mengaku sebagai korban, Jaksa Penuntut Umum (JPU) rupanya tak sependapat.
Jaksa justru berkesimpulan jika tak ada pelecehan yang terjadi, melainkan adanya perselingkuhan antara Putri Candrawathi dan Brigadir J. Hal itu berdasarkan dengan keterangan saksi ahli psikologi dari Asosiasi Psikologi Forensik Indonesia, Reni Kusuma Wardhani yang menyebut jika tak ada pelecehan yang terjadi.
Selain itu, berdasarkan pengakuan saksi, Bharada Eliezer dan ART Sambo, Susi, yang tak mengetahui adanya pelecehan seksual meski keduanya juga turut berada di Magelang. Atas dasar kesaksian tersebut, didukung pula dengan tidak adanya keterangan Putri Candrawathi mandi, berganti pakaian, dan juga pelakukan pemeriksaan medis.
"Dikaitkan dengan keterangan saksi Putri Candrawathi jika saksi Putri tidak mandi atau tidak ganti pakaian setelah kejadian pelecehan seksual, padahal ada saksi Susi yang merupakan pembantu perempuannya. Saksi Putri Candrawathi juga sama sekali tidak memeriksakan diri usai pelecehan seksual, padahal saksi Putri Candrawathi merupakan dokter yang sangat peduli kesehatan dan kebersihan," ujar jaksa, dikutip Senin (30/01/2023).
"Adanya inisiatif saksi Putri untuk bicara dengan korban (Yosua) 10 sampai 15 menit dalam kamar tertutup setelah dugaan pelecehan, tidak ada saksi Ferdy Sambo meminta visum padahal Ferdy Sambo sudah pengalaman puluhan tahun sebagai penyidik, dan tindakan Ferdy Sambo yang membiarkan saksi Putri Candrawathi dan korban dalam rombongan dan satu mobil yang sama untuk isoman di Duren Tiga serta keterangan Kuat Ma'ruf terkait 'duri dalam rumah tangga', sehingga dapat disimpulkan tidak terjadi pelecehan pada 7 Juli 2022 di Magelang melainkan perselingkuhan antara saksi Putri Candrawathi dan korban Yosua hutabarat," ucapnya.
Di sisi lain, keluarga Brigadir J pun angkat suara perihal dugaan perselingkuhan almarhum dengan Putri Candrawathi sebagaimana yang dikemukakan jaksa. Melalui tante Brigadir J, Rohan Simanjuntak, pihak keluarga tak percaya dengan pernyataan jaksa. Apalagi, hubungan Yosua dengan sang kekasih, Vera baik-baik saja.
“Kami tidak yakin itu, tidak mungkin. Hubungan si Yosua saja masih baik-baik saja pada saat itu. Kalaupun ada perselisihan antar kekasih sediki-sedikit itu biasalah,” tutur Rohani.
Keluarga pun tampak tak percaya jika Yosua terpikat dengan istri Sambo yang berusia jauh lebih tua.
Baca Juga: Pengembang Properti Bangun Ruang Terbuka Hijau Seluas 7100 Meter Persegi
“Tapi kalau jaksa bicara Yosua selingkuh sama PC (Putri Candrawathi), mereka meminta JPU dapat membuktikan jika Yosua melakukan hal tidak wajar dengan istri komandannya itu,” pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Kronologi Warga OKU Diserang Beruang saat Sadap Karet, Sempat Duel hingga Luka Parah
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Malaysia Bungkam Timnas Indonesia U-17, Shukor Adan Puji Kedewasaan Lini Belakang
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
6 Penumpang Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas di Hutan Sekadau
-
Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita
-
Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang
-
Kredibilitas Jadi Kunci, Ini Alasan Memilih Pengembang Properti Tak Bisa Sembarangan