Depok.suara.com - Bagi pasangan muda yang ingin segera memiliki momongan. Ternyata faktor kesehatan seksual sangat penting agar bisa mendorong percepatan memiliki anak.
Hal ini disampaikan oleh Dr Boyke dalam kanal YouTube TransTV bahwa pria perlu menjaga kesehatan spermanya. Salah satunya disorot adalah kebiasaan seorang pria yaitu merokok.
Disebutkan oleh ahli seksolog ini kebiasaan merokok ternyata bisa berdampak buruk bagi calon janin. Bahkan bisa berakibat lebih buruk lagi yaitu kemandulan.
"Sangat signifikan. Bagaimana bibit dari orang tua yang merokok itu sangat berpengaruh," ucapnya.
"Kemandulan pada pria kanker dan gangguan fungsi seksual," lanjutnya.
Karena itulah dr Boyke menyarankan agar pasangan segera mengurangi hal-hal yang buruk untuk kesehatan seksual. Hal ini penting bagi kesehatan cabang bayi.
"Harapannya memberikan bibit yang bagus," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
5 Eyeshadow K-Beauty yang Wajib Kamu Punya, Tampilan Natural dan Flawless
-
Kelabui Pengusaha BRILink, Oknum Kades di Tanggamus Kembali Tersandung Kasus Penipuan
-
'Bang Jago' Todongkan Pistol ke Pengendara di Rokan Hilir Akhirnya Dibekuk
-
BRImo Hadir di 15 Negara, Registrasi dan Buka Rekening Kini Bisa Dilakukan dari Luar Negeri
-
Haru! Jelang Piala Dunia 2026, Istri Mendiang Diogo Jota Kirim Surat untuk Andy Robertson
-
Bupati Muara Enim Edison Tiba di KPK Usai Terjaring OTT
-
Apa HP Oppo Terbaru? Ini 5 Pilihan Paling Murah hingga Flagship Premium
-
Qadari Bocorkan Jurus Main Saham Saat IHSG Bergejolak: Cuan 40 Persen Langsung Out
-
DWP Buka Suara soal Promosi Whip Pink: Nama Acara Kami Dicatut
-
Rupiah Terus Tertekan, Bank Indonesia Sebut Belum Ada Rapat Darurat