Depok.suara.com - Kejadian nahas menimpa seseorang yang dibuang ke semak-semak setelah ditabrak di DTC Depok. Diketahui korban dibuang ke semak-semak oleh pelaku penabrak hingga akhirnya meninggal di tempat.
Hal ini disampaikan oleh akun Twitter @Mazzini_gsp yang menjelaskan bahwa korban sebenarnya masih dalam kondisi hidup. Bahkan pelaku berjanji akan membawa korban ke rumah sakit.
"Pelaku tabrakan membuang korban yang ditabraknya ke semak-semak.
Kejadian tabrakan di DTC Depok, pelaku janji bawa korban ke RS, bukan dibawa ke RS, korban malah dibuang di daerah Pancoran Mas Depok," paparnya.
Korban lantas ditemukan oleh warga sekitar yang kemudian membawanya ke rumah sakit. Namun nyawa korban tidak bisa lagi tertolong.
"Saat dibuang pelaku ke semak-semak itu korban keadannya masih hidup. Sampai akhirnya ditemukan warga sekitar, sempat dibawa ke rumah sakit tapi gak tertolong lagi. Ini saat korban ditemukan warga lalu dibawa ke RS," lanjutnya.
Pelaku sendiri terekam dalam CCTV, namun setelah dicek plat nomornya ternyata palsu. Karena itulah Mazzini berharap pihak kepolisian segera bisa menangkap pelaku.
"Izin tag pak @ListyoSigitP @ahriesonta @DivHumas_Polri semoga pelaku yg membuang korban ke semak-semak cepet ketangkap.
Ini mukanya. Plat motornya palsu," ucapnya.
Warganet yang melihat cuitan tersebut lantas geram karena aksi pelaku. Padahal bila pelaku mau membawa korban ke rumah sakit bisa nyawanya saja tertolong.
"Yang bikin paling sedih tuh fakta kalo pas "dibuang" dia masih hidup. Kalo beneran dibawa ke RS mungkin aja bisa selamat nyawanya. Gila kok bisa ya tega bgt jadi manusia," ucapnya.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-20 vs Fiji Digelar Tanpa Penonton
"Ya itu lah yg buat pelaku cocok jadi kandidat pengganti setan. Karena setan kalah jahatnya," balas Mazzini.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap