Depok.suara.com - Melissa Anggraini, selaku kuasa hukum David Azora (17) mengungkapkan kasus penganiayaan terhadap kliennya lewat utas di Twitter.
Melissa menyoroti kesaksian Ivana Yoan, kakak Agnes Gracia (15) - sebagai pelaku atau anak berkonflik dengan hukum - di program Narasi dengan host Najwa Shihab.
Dalam video promosi, Narasi membuat keterangan di intro wawancara dengan ditulis "Narasi membuka ruang bagi keluarga AGH untuk bercerita tentang kronologi kejadian versi mereka".
Kemudian, sosok Yoan Ivana pun muncul. Dia lalu memperkenalkan diri, "Hallo, aku Yoan, kakaknya AGH."
Yoan melanjutkan, akhirnya dia mau bicara setelah terjadi guncangan publik di luar yang luar biasa.
"Akhirnya aku mau speak up di sini adalah sebenarnya aku juga gak mau keekspos media, tapi guncangan-guncangan publik di sana tuh luar biasa," kata Yoan.
Berdampak Pada Mental Agnes Gracia
Hal itu, kata Yoan, tak cuma berdampak pada mental adiknya saja, tapi juga berdampak kepada keluarga hingga ada ancaman-ancaman yang nyata didapat mereka.
"Jadi aku di sini mau memberikan pandangan dan meluruskan dari sisi AGH yang selama ini tuh, belum mendapatkan perhatian gitu loh, belum mendapat tempat untuk bicara di tengah isu-isu media yang semuanya menyudutkan AGH gitu," ungkapnya.
Baca Juga: Ucapkan Terima Kasih ke Aldila Jelita, Indra Bekti Berharap Sidang Cerai Bisa Dipercepat
Melissa pun menanggapi bahwa saksi menurut pasal 1 angka 26 KUHAP adalah orang yang dapat memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan, penuntutan dan peradilan tentang suatu perkara pidana yang ia dengar sendiri, ia lihat sendiri dan ia alami sendiri.
"Keterangan yang berasal dari seseorang yang mana dia tidak melihat, mendengar dan mengalami sendiri tidak bernilai di mata hukum (testimonium de auditu)," jelas Mellisa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Menaker Sambangi PT Bukit Asam, Tegaskan Pentingnya SDM Unggul dan Keselamatan Kerja
-
Semen Baturaja Buka Suara soal Penetapan Tersangka oleh Kejati Sumsel, Tegaskan Komitmen GCG
-
Prihatin atas Pengunduran Diri Uskup Bogor, Umat Katolik Gelar Aksi di Kedutaan Vatikan
-
Kansas City Diserbu 650 Ribu Fans Piala Dunia 2026, Pemkot Gratiskan Alat Transportasi Publik
-
Mencekam! 9 Fakta Bus Terjun ke Sungai di Tanggamus Saat Lewati Jembatan Gantung
-
Pemprov Sumbar Bongkar Bangunan Langgar RTRW di Batang Anai, Eksekusi Mulai 16 Februari
-
7 Fakta Mengejutkan Penangkapan Dua Oknum TNI di Babel, Diduga Terlibat Pengiriman Timah
-
Kronologi Penerima Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Tewas Usai Tabrakan di Pacitan
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak