Depok.suara.com - Oknum anggota TNI yang menendang motor ibu-ibu sambil bonceng anak kecil di kawasan Bekasi, Jawa Barat, akhirnya terungkap.
Akun Twitter TNI Angkatan Udara telah menginformasikan identitas pria berbaju loreng itu adalah Praka ANG, Anggota Denhanud 641.
Disampaikan pula bahwa Praka ANG telah mendapat sanksi disiplin dari atasannya. Kemudian, Komandan Denhanud 471 kini sedang mencari ibu-ibu tersebut untuk meminta maaf.
"Selamat pagi Airmen. Yang bersangkutan adalah Praka ANG, Anggota Denhanud 461. Saat ini ybs sudah mendapat sanksi disiplin dari atasannya. Dandenhanud 471 juga sedang mencari ibu tersebut untuk meminta maaf secara langsung. Terima kasih," tulisnya.
Dikecam Netizen
Netizen yang berempati kepada ibu-ibu yang jadi korban kekerasan oknum anggota TNI itu langsung bereaksi setelah identitas oknum tersebut telah diungkap.
"Bayangin masih tamtama udah begini. Gimana kalau naek perwira," tulis salah satu netizen.
"Yah kalo tentara nya modelan kek gini, disiplinin doang gak dipecat mah besok besok indonesia dijajah lagi mah lawannya tentara sendiri kali wkwkwkwk," sambung lainnya.
"Izin bertanaya Airmen. Sanksi disiplin dari atasan itu seperti apa? Apa hanya hukuman mental, bukan fisik? Salahkah kita kecewa saat nanti melihat ybs sehat tanpa memar-memar fisik bareng atasan meminta maaf ke ibu & anak tersebut? Bolehkan kita meminta video penerapan sanksi disiplin tersebut?," tulis netizen.
Sebuah video viral yang dibagikan oleh akun Instagram @/iknanthi memperlihatkan seorang pria berseragam loreng mengendarai Yamaha XMax menendang motor Honda Vario yang sedang dikendarai ibu yang membonceng anak kecil.
Aksi tak terpuji yang dilakukan oknum anggota TNI, yang seharusnya melindungi rakyat, akhirnya menuai kecaman dari netizen.
Oknum anggota TNI itu terlihat menendang motor cukup keras dan hampir saja motor yang dikendarai ibu itu terjatuh.
Usai menendang pakai sepatu lars, oknum itu langsung tancap gas.
Berita Terkait
-
Tsunami Terjang Nias Selatan Usai Gempa Magnitudo 6,9 di Mentawai
-
Pasukan Elite Kopasgat TNI AU Kirim Tim Evakuasi WNI ke Sudan
-
Anggota TNI Ngacir Pakai XMax Usai Tendang Vario yang Dikendarai Ibu Bawa Anak
-
Sipir Penjara di Lampung Diduga Pergi Umroh Pakai Pesawat Business Class, Punya Rumah Sakit Segala
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis