Depok.suara.com - Aparat kepolisian dalam hal ini Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) menangkap humas PT Jaya Guna Abadi (JGA) berinisial HB selaku otak pembunuhan seorang lansia bernama Sabriansyah (63) di Wilayah Banjar.
Penangkapan HB oleh Polda Kalsel pimpinan Irjen Andi Rian Djajad berkaitan erat dengan jejak seorang pengusaha Robert Priantono Bono Susatyo atau lebih dikenal dengan nama Robert.
Dalam dokumen profil perseroan yang diterima, Robert diketahui merupakan pemilik saham perusahaan pengendali di PT JGA yakni PT Prima Multi Trada (PMT). PT PMT sendiri merupakan pemilik 60 persen atau pemilik mayoritas dari saham PT JGA (1.125.000 lembar).
Dalam dokumen profil perseroan itu juga disebutkan, bahwa 40 persen saham PT JGA adalah milik PT Rodamas Jaya Sentosa (RJS), jumlahnya 750.000 lembar saham. Dalam dokumen tersebut kepemilikan saham Robert di PMT adalah mayoritas, yakni 75 persen.
“25 persen dimiliki Lina Tjandra,” bunyi dokumen tersebut seperti dikutip, Minggu,(4/6/2023).
Di dokumen tersebut disebutkan, bahwa Robert juga memiliki saham di PT JGA melalui PT Rodamas Jaya Sentosa (RJS). Di mana, saham RJS di JGA sebesar 750.000 lembar saham.
“Di PT Robust Buana Tunggal (RBT), Robert adalah pemilik saham mayoritas (1.500.000 lembar),” bunyi dokumen tersebut
Adapula 4 nama yang menggenggam masing-masing 250.000 lembar saham PT RBT. Yakni, Eliza Bonosusatya, Emily Bonosusatya, Robby Jonathan Bonosusatya, dan Richard Jonathan Bonosusatya.
Dalam dokumen itu juga disebutkan, di PT Robust ini, Robert menjadi penguasa saham PT RJS yang tercatat sebagai pemilik saham di PT JGA yang jumlahnya 750.000 lembar saham.
Sementara itu, Kapolda Kalsel, Irjen Pol Andi Rian R Djajadi beberapa waktu lalu juga mengatakan tersangka pembunuhan Sabriansyah bernama Yahya (Y) yang berkas perkaranya rampung. Yahya sendir adalah tersangka pertama yang diringkus oleh polisi.
“Satu berkas perkara sudah masuk tahap I, untuk tersangka Yahya,” kata Kapolda Kalsel, Irjen Pol Andi Rian R Djajadi beberapa waktu lalu.
Tim penyidik, kata dia, juga telah memanggil Direktur Operasional PT Jaya Guna Abadi (JGA). Diperiksa sebagai saksi terhadap tersangka HB alias Hasan Basri. Selain Yahya dan Hasan Basri, enam tersangka lainnya berinisial R, YF, S, AK, SF dan I. HB sendiri merupakan karyawan bagian Humas dari PT JGA yang diduga sebagai otak dari eksekutor.
Namun seiring jalannya proses pemeriksaan, HB mengaku hanya menerima perintah dari atasannya. Karena itu, pihak kepolisian memanggil Direktur Operasional--yang belum terungkap identitasnya--untuk dimintai keterangan.
Berita Terkait
-
Modus Pencurian di Depok: Dua Perempuan Berjilbab Curi Alquran di Masjid, Warganet: Malaikat Bingung Nyatetnya
-
Perlakuan Diskriminasi Polresta Depok Disorot! Putri Balqis Sebut Suaminya Bisa Berwisata ke Lombok Pasca Lakukan KDRT
-
Modus Kejahatan di Depok: Seorang Ibu Kena Jambret, Pelaku yang Gunakan Jaket Ojol Tarik Korban hingga Terseret ke Aspal
-
Modus Kejahatan di Depok: Parkir Sembarangan, Motor BeAT Jadi Rezeki Nomplok Si Maling
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Gol ke-64 Kylian Mbappe Bawa Prancis ke Babak Semifinal Piala Dunia 2026
-
Polisi dan Tentara Prancis Siaga 1 Jelang Laga Lawan Maroko: Trauma Kerusuhan 2022
-
Ricuh! Dua Jurnalis Baku Pukul di Konferensi Pers Prancis vs Maroko
-
Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi
-
Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia
-
FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier
-
Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari
-
Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi