Sebagian bibit ini tentu saja akan dikirim ke Pulau Buru. Selain sebagai upaya untuk mendukung ketahanan pangan, pohon sukun menjadi salah satu vegetasi untuk mitigasi bencana. Lokasi pembibitan dibangun di Kota Ambon bersama dengan Yayasan Andarinyo Go Earth (AGE).
Sebanyak 100 ribu bibit sukun ini juga akan dikirim ke IKN.
Sekretaris Daerah Kabupaten Buru, Ilyas Hamid, mengatakan, nilai investasi yang masuk di Kabupaten Buru masih sangat kecil. Di Provinsi Maluku, Kabupaten Buru adalah kabupaten dengan kemiskinan ekstrem tertinggi kedua setelah Kabupaten Seram Bagian Barat.
Gunung Botak memiliki potensi sumber daya mineral yang bisa memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat di sekitarnya. Namun, kelestarian ekosistem di Kawasan Gunung Botak juga perlu dijaga.
“Tambang illegal tidak akan pernah dapat membantu pembangunan daerah dan mensejahterakan masyarakatnya. Belum lagi beban kerusakan lingkungan, pencemaran sungai dan laut serta kesehatan masyarakat di sekitar Gunung Botak yang akan ditanggung oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Buru jika tambang ilegal terus dibiarkan,” katanya.
Salah satu tokoh masyarakat yaitu Raja Petuanan Kaiely Fandi Ashari Wael mengatakan harapannya dari masyarakat Petuanan Kaiely, rombongan yang hadir dapat fokus membahas bagaimana dapat melegalkan aktivitas tambang tersebut.
Aktivitas penambangan yang telah berjalan selama ini tidak bisa dipungkiri ada peningkatan perputaran ekonomi masyarakat adat.
“Jika dapat diproses untuk legalitasnya dan adanya perusahaan ataupun bentuk kelola yang lainya, saya dan semua unsur pimpinan adat berharap agar bisa melibatkan tokoh adat dataran tinggi maupun dataran rendah. Dapat memprioritaskan anak-anak adat terlebih dahulu dalam perekrutan tenaga kerjanya,” katanya.
"Kami menaruh harapan hidup dari sumber daya alam yang kami ketahui sejak tahun 2012. Namun, hal itu juga akan membawa dampak buruk jika terus dilakukan penambangan secara emas secara ilegal. Selain melanggar hukum, juga akan berdampak terhadap sektor pertanian, kelautan dan perikanan," kata Fandi.
Baca Juga: Belum Terkuak, Ternyata Ini Destinasi Wisata Tersembunyi di Jatijajar Depok
Kepala Desa Waehata Ali Nacikit berharap adanya perhatian pemerintah tentang kondisi infrastruktur yang ada di wilayah desa khususnya jalan dan jembatan.
"Kondisi jalan yang selalu dilewati oleh kendaraan besar roda empat maupun roda dua untuk aktivitas penambangan membuat beberapa jalan yang mengalami kerusakan. Selain itu, wilayah Dataran Waeapo ini dilalui oleh dua sungai besar yaitu sungai Waeapo dan sungai Waelata. Apabila intensitas hujan yang cukup besar dan terus menerus, maka wilayah kami ini mengalami banjir yang bisa merendam rumah dan kebun masyarakat," katanya.
Selain kegiatan lingkungan, juga digelar kegiatan sosial di bidang kesehatan yang dilaksanakan di RSUD Namlea.
Ada 14 warga yang akan dioperasi bibir sumbing, pemeriksaan gigi kepada 63 warga, operasi katarak untuk 443 bola mata, dan pemeriksaan kesehatan umum bagi 545 masyarakat.
Bersamaan dengan kegiatan operasi dan pengobatan, juga akan dibagikan sembako sebanyak 3.000 paket.
Ilyas Hamid menyampaikan ucapan terima kasih atas kegiatan bakti sosial yang sangat membantu masyarakat Namlea, dengan mengatakan “Kegiatan giat bakti sosial yang dilakukan oleh PPAD, MIND ID, ANTAM, TNI-POLRI, dan HBT ini sangat membantu untuk meningkatkan kesehatan masyarakat Namlea. Kami berterima kasih karena melalui kegiatan ini lebih dari 500 warga menerima bantuan kesehatan."
Tag
Berita Terkait
-
Belum Terkuak, Ternyata Ini Destinasi Wisata Tersembunyi di Jatijajar Depok
-
Bela Perselingkuhan Virgoun, Febby Carol Ungkap Sang Adik Tidak Tahan dengan Serangan dan Tekanan dari Inara Rusli
-
Tes Kepribadian: Pahami Tujuan Hidup Anda, Deretan Simbol Ini akan Mengungkapnya
-
Kesal dengan Kelakuan Syahnaz Sampai Dibilang Istri Macam Apa, Sikap Raffi Ahmad yang Bela Jeje Jadi Sorotan
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun
-
Bawa Mobil Pakai Infus, Kepala DPMPTSP Pandeglang Tabrak Kerumunan Siswa SD: 1 Meninggal, 1 Kritis
-
Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS
-
Tok! Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Berlaku 1 Mei31 Desember 2026
-
Kerasnya Evaluasi Bojan Hodak Usai Persib Kembali ke Puncak
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Isu Penutupan Jalan Diponegoro Beredar, Ini Penjelasan Pemprov Jabar
-
Bukan Orang Sembarangan! Tambang Emas Ilegal di Bogor Raup Omzet Rp9 Miliar per Bulan
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal