/
Senin, 31 Juli 2023 | 18:28 WIB
Ilustrasi bayi di bedong

Depok.suara.com - Banyak orang Indonesia yang percaya bahwa membedong bayi dapat merusak tulang kaki si kecil. Bahkan, tulang kaki dapat berubah menjadi X atau O jika terlalu sering di bedong.

Lalu, bagaimana membuktikan hal tersebut? Apakah ini hanya sekedar mitos, atau malahan menjadi fakta?

Doketahui, bedong adalah teknik menyelimuti anak dengan kain untuk membantu bayi tetap hangat dan nyaman. Teknik ini sering dilakukan oleh banyak pasangan pasangan suami istri tua dan muda. Namun beredar klaim yang menyebut bedong berbahaya karena bisa menyebabkan kelainan tulang kaki bayi.

Penjelasan

Dokter Spesialis Orthopedi, Konsultan Pediatrik Eka Hospital BSD, dr. Patar Parmonangan Oppusunggu, Sp.OT (K) menegaskan bedong bisa sebabkan kelainan tulang kaki bentuk X dan O adalah mitos belaka.

"Kondisi kaki X atau O merupakan sebuah kelainan tulang anak dan tidak dipengaruhi oleh faktor seperti membedong, sehingga itu hanyalah sebatas mitos masyarakat," ujar dr. Patar melalui keterangan resminya, Senin (31/7/2023).

Dr. Patar juga menjelaskan kelainan tulang kaki X dan O terjadi karena rakitis, yaitu kelainan pada sendi dan tulang yang menyebabkan pertumbuhan dan struktur tulang yang buruk dan menyebabkan tulang lemah dan lunak.

Kondisi ini umumnya menyerang anak-anak dan mengganggu proses pertumbuhan fisik, salah satu dampaknya kaki menyerupai huruf X atau O. Biasanya kondisi ini mulai menyerang anak usia 6 hingga 3 tahun.

"Ini dikarenakan pada saat usia tersebut tulang berada dalam kondisi yang sangat membutuhkan nutrisi untuk berkembang," papar dr. Patar.

Baca Juga: Terus Awasi Penyaluran di Semarang, Pangkalan LPG 3 Kg Jadi Pejuang Subsidi Tepat Seasaran

Berikut ini faktor risiko penyebab seseoang alami kelainan tulang kaki:

1. Faktor Genetik

Kelainan kaki X atau O juga bisa diturunkan melalui penyakit genetik yang diturunkan dari generasi ke generasi lho Moms.

Meskipun langka, beberapa kondisi genetik bisa mempengaruhi tubuh dalam menyerap vitamin D sehingga berpengaruh pada kesehatan tulang dan menyebabkan pertumbuhan struktur tulang anak menjadi terganggu.

2. Faktor Nutrisi

Vitamin D adalah salah satu vitamin yang paling dibutuhkan tubuh untuk membantu penyerapan kalsium dalam tubuh. Apabila anak kurang mendapatkan asupan vitamin D, ini bisa berpengaruh pada pertumbuhan tulangnya.

Beberapa penyebab kekurangan vitamin D bisa karena paparan sinar matahari selama proses pertumbuhan, idap penyakit yang menurunkan kemampuan menyerap vitamin D seperti crohn. Bisa juga karena kurang asupan nutrisi mengandung vitamin D dan kalsium, selama masa pertumbuhan.

Kesimpulan: Mitos

Kebiasaan bedong bayi tak akan menyebabkan kelainan tulang kaki X dan O. Kondisi ini bisa disebabkan genetik dari keturunan orangtua, dan kekurangan nutrisi untuk tulang saat masa pertumbuhan.

Load More