- Polisi meluruskan bahwa rumah yang pagarnya ditabrak mobil di Kebayoran Baru bukan milik Jusuf Kalla.
- Rumah yang rusak akibat mobil Hyundai Santa Fe pada Rabu (18/2/2026) dini hari adalah milik anak Jusuf Kalla.
- Pengemudi mobil berinisial HP mengalami kecelakaan diduga karena mengantuk; tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Suara.com - Polisi meluruskan kabar terkait rumah di Jalan Brawijaya, kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, yang pagarnya ditabrak sebuah mobil Hyundai Santa Fe putih pada Rabu (18/2/2026) dini hari. Rumah tersebut dipastikan bukan milik Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla.
Kepastian itu disampaikan oleh Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Murodih. Ia menyebut rumah yang mengalami kerusakan tersebut merupakan milik anak dari Jusuf Kalla.
“Rumah tersebut rumah anak Pak JK,” kata Murodih kepada wartawan.
Klarifikasi serupa juga disampaikan oleh juru bicara Jusuf Kalla, Husain Abdullah. Ia membantah informasi yang sebelumnya menyebut rumah tersebut sebagai kediaman JK.
“Bukan rumah Pak JK. Rumah putrinya,” tegas Husain.
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 03.45 WIB ketika sebuah mobil Hyundai Santa Fe putih menabrak pagar rumah hingga roboh. Berdasarkan keterangan kepolisian, pengemudi mobil adalah seorang perempuan berinisial HP, kelahiran 1991, yang saat kejadian tengah dalam perjalanan pulang menuju rumahnya di kawasan Jagakarsa.
Murodih memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Dugaan sementara, kecelakaan terjadi karena pengemudi mengantuk saat berkendara pada waktu dini hari. Polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.
Berita Terkait
-
Brak! Pagar Rumah Jusuf Kalla di Jaksel Roboh Diseruduk Mobil Hyundai Santa Fe, Begini Kondisinya
-
Transjakarta Berduka dan Serahkan Penyelidikan Kecelakaan Maut di Pondok Labu ke Polisi
-
Nasib Tragis Sutaji, Pemuda Pondok Labu Tewas Terlindas Transjakarta di Depan Bus Stop Taman DDN
-
Viral Kecelakaan Maut di Depan UIN Ciputat, Transjakarta Tegaskan Tak Terlibat
-
Kecelakaan Maut di Palmerah, Pengendara Motor Hilang Kendali dan Jatuh Hingga Tewas di Tempat
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal
-
WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta
-
Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?
-
Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang
-
Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan
-
Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!
-
Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite
-
Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan
-
Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan
-
Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM