- Sederet menu populer dan praktis sering jadi andalan untuk sahur.
- Tapi sebenernya, menu tersebut bisa membuat cepat lapar dan tidak bernutrisi.
- Untuk kenyang lebih lama, konsumsi karbohidrat kompleks, protein, serta serat saat sahur.
Suara.com - Waktu sahur seringkali menjadi tantangan tersendiri bagi banyak orang. Rasa kantuk yang masih menggelayut dan waktu yang terbatas membuat banyak dari kita memilih menu praktis yang dianggap mengenyangkan.
Namun, pernahkah Anda merasa perut sudah keroncongan padahal waktu baru menunjukkan pukul 10 pagi?
Jika iya, mungkin masalahnya bukan pada porsi makan Anda, melainkan pada jenis makanan yang dipilih saat sahur.
Beberapa menu andalan sahur justru memiliki sifat yang memicu rasa lapar datang lebih cepat.
Fenomena "Sugar Crash" dan Indeks Glikemik
Mengapa makanan tertentu membuat kita cepat lapar? Melansir dari laman resmi Kemenkes RI, kunci utama rasa kenyang yang tahan lama terletak pada kestabilan kadar gula darah.
Makanan yang mengandung karbohidrat sederhana tanpa serat akan diserap sangat cepat oleh tubuh, menyebabkan lonjakan gula darah yang drastis.
Kondisi ini memicu tubuh mengeluarkan hormon insulin dalam jumlah besar untuk menurunkan gula darah tersebut.
Akibatnya, kadar gula darah akan turun dengan cepat (disebut sugar crash), yang kemudian mengirimkan sinyal lapar ke otak. Inilah alasan mengapa makanan tertentu hanya memberi energi sesaat.
Menu Sahur yang Bikin Cepat Lapar
Berikut adalah beberapa menu sahur andalan yang ternyata menjadi penyebab Anda cepat lemas dan lapar saat berpuasa:
Baca Juga: Pahala Menyiapkan Buka Puasa dan Sahur, Keutamaan Besar di Bulan Ramadan
1. Mie Instan: Karbohidrat Kosong dan Tinggi Garam
Mie instan barangkali adalah menu sahur paling populer karena kepraktisannya.
Namun, mie instan sebagian besar terbuat dari tepung terigu olahan yang termasuk karbohidrat sederhana.
Mengutip penjelasan dari pakar nutrisi dalam jurnal Harvard Health, makanan olahan yang rendah serat dan rendah protein tidak memberikan volume yang cukup pada lambung untuk merasa kenyang dalam waktu lama.
Selain itu, kandungan natrium (garam) yang sangat tinggi pada bumbu mie instan bersifat menarik cairan tubuh.
Hal ini tidak hanya membuat Anda cepat lapar, tetapi juga memicu rasa haus yang luar biasa (dehidrasi) di siang hari.
2. Nasi Putih dan Lauk Gorengan
Nasi putih adalah makanan pokok, namun ia memiliki Indeks Glikemik (IG) yang tinggi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Empat Siswa dari Wolo Raih Beasiswa ke Sekolah Unggulan, Potret Pentingnya Pemerataan Pendidikan
-
Mencukur atau Mencabut Bulu Ketiak, Mana yang Lebih Aman?
-
Seni Komunikasi di Dunia Kerja: Mengubah Obrolan Biasa Jadi Pelayanan yang Bikin Pelanggan Nyaman
-
Bukan Sekadar Tren, Ini Bukti Kuliner Nusantara Kini Jadi 'Raja' di Negeri Sendiri
-
4 Cara Atasi Aliran Air yang Kecil setelah Pasang Filter Air, Kembali Deras dan Jernih
-
Sunblock Marina Berapa Harganya? Ini Kandungan, Manfaat, dan Review Pengguna
-
Lampu untuk Kamar Tidur Berapa Watt? Begini Cara Menghitungnya agar Pas
-
Apakah Covering Cream Viva Mengandung SPF? Cek Fakta dan Cara Pakai yang Benar
-
5 Dispenser Galon Bawah Low Watt untuk Rumah Daya Listrik 450 Watt
-
Nelayan di Toli-Toli Sulit Jangkau Ikan Bernilai Tinggi, Bisakah Rumpon Portabel Jadi Solusi?