Depok.suara.com - Warga Depok sebenarnya tak perlu jauh-jauh untuk menikmati suasana yang asri nan sejuk. Pasalnya di kawasan Perumnas Depok I terdapat tempat wisata menarik bernama Taman Lembah Gurame.
Tempat wisata yang tepatnya terletak di alamat Jl. Nangka Raya, Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat ini memang menarik. Pasalnya digadang-gadang sebagai ruang terbuka hijau terbesar yang ada di Kota Depok.
Hal ini karena Taman Lembah Gurame dikelilingi oleh beberapa tanaman serta pepohonan dari berbagai jenis dengan berada di lahan kira-kira seluas 3 hektar. Karena itu banyak dikunjungi oleh masyarakat.
Biasanya masyarakat akan melakukan berbagai kegiatan, mulai dari jogging, mengajak main anak-anak, bersantai, belajar bersama, bahkan hangout bersama kawan.
Karena itu Taman Lembah Gurame selalu menjadi pilihan bagi warga Depok untuk tempat bersantai. Selain itu taman ini juga mengedukasi kita akan pentingnya menjaga lingkungan dan juga pepohonan.
Taman Lembah Gurame sempat ditutup beberapa waktu lalu, imbas dari diberlakukannya PPKM yang berlaku di beberapa wilayah di Indonesia.
Saat ini sudah mulai dibuka kembali untuk umum, jadi berikut adalah gambaran tentang Taman Lembah Gurame sebagai bahan referensi kamu untuk bersantai di weekend ini.
Taman Lembah Gurame yang
Menjadi tempat favorit masyatakat Depok, ternyata ada daya tarik tersendiri yang dimiliki yaitu:
1. Taman yang Luas Sebagai Tempat Healing
Hal pertama yang menjadi daya tarik utama dari Taman Lembah Gurame adalah tempatnya yang sangat luas.
Luasnya taman ini dipenuhi dengan aneka pepohonan dan tanaman hijau.
Berhubung suasananya asri dan udaranya sangat segar, tak heran kalau Taman Lembah Gurame cocok dijadikan sebagai tempat healing.
Selain itu, banyak gazebo-gazebo yang sengaja dibangun dekat kolam sehingga bisa bersantai sambil melakukan kegiatan membaca buku atau sekedar mengobrol bersama dengan teman.
2. Memiliki Sejarah yang Unik
Area taman ini sebenarnya dulunya merupakan bagian dari Perumahan Perumnas Depok 1, Kelurahan Depok Jaya dan hanya berupa rawa-wara.
Tag
Berita Terkait
-
Tes Kepribadian: Cek Posisi Tidur, Apakah Kamu Seorang Pemimpin atau Sosok yang Rapuh?
-
Pencari Kerja Merapat! PT Garuda Indonesia Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1 dan S2, Apa Syaratnya?
-
Bebani Rakyat, Wali Kota Depok Naikkan Tarif Puskesmas Lima Kali Lipat
-
Breaking News! Korban Tewas Kecelakaan Maut di Jebrod Cianjur Bertambah Jadi Dua Orang
-
3 Calon Kandidat Kuat PJ Gubernur Jabar Pengganti Ridwan Kamil, Ada Orang Istana
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Indeks FTSE Russell Pertahankan IHSG di 'Secondary Emerging Market'
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Kenangan yang Tak Pernah Kering dalam Buku 'Orang-Orang Berpayung Hitam'
-
Mischka Aoki Tembus Oxford dan Stanford, Bukti Nyata Kecerdasan Anak Bangsa di Kancah Dunia
-
5 Rekomendasi HP Baterai 6000 mAh dan Fast Charging, Awet Seharian Anti Lowbat
-
Klasemen MPL ID Season 17 Week 2: Team Liquid Memimpin, RRQ Posisi 9
-
Bantah Isu Rp200 Juta untuk Polisi Pekanbaru, Pengacara: Honor Jasa Hukum
-
Dari Diskusi hingga Room Tour, Pelajar Kini Bisa Belajar Langsung di Istana
-
Tips Membeli Mobil Tua untuk Pemula, Ini 5 Pilihan Motuba Mulai Rp25 Jutaan yang Masih Worth It
-
Zulhas Akui Konflik Global Hantam Ekonomi RI: Karung Gabah Langka, Ongkos Pesawat Melejit!
-
5 Universitas Swasta Terbaik di Indonesia, Jadi Incaran Banyak Perusahaan
-
Takut Jadi 'Macan Ompong', Komjen Suyudi Cemas Nomenklatur BNN Dihapus dalam RUU Narkotika Baru