Depok.suara.com - Ahmad Dhani menyatakan Once Mekel hingga kini tak mengerti cara pembayaran royalti lagu. Sehingga masih kesal dan tak mau lagi bergabung dengan Dewa 19.
Dilihat dari podcast Anji Drive, Ahmad Dhani menyatakan pernah mendapatkan pesanan lagu Dewa 19 untuk dibawakan oleh Once. Ketika itu EO harus membayar Rp10 juta per lagu.
"Mas aku mau bawain lagunya Dewa mau undang Once nih. Mau bayar performing rate," ucap pihak EO.
"Yaudah mas Rp10 juta satu lagu," ucap Dhani.
"Mau nyanyi berapa?" tanya Dhani.
"3, ya udah 30 juta." ucap EO.
Ahmad Dhani kemudian mengirimkan bukti transfer itu ke grup yang ada Once. Dirinya berharap Once mengerti cara pembayaran lagu.
Namun hal ini ternyata tidak dipahami oleh Once. Bahkan Ahmad Dhani menduga Once tidak suka dirinya mendapat uang yang besar.
"Tapi dia kesel kali gua dibayar segitu," jelas Dhani.
Baca Juga: Cinta Laura Manfaatkan Kopi Untuk Soroti Masalah Krisis Identitas Generasi Muda, Gimana Caranya?
"Pendapat pribadi kali?" tanya Anji.
"Iya pendapat pribadi bukan Andra. Makanannya di mana-mana dia bilang gua gak mau bayar Ahmad Dhani. Padahal yang bayar EO," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Dibalik Al dan El Menjadi Kader Partai Gerindra, Ternyata Ahmad Dhani Sudah Inginkan Anak-anaknya Menjadi Politisi
-
Punya Masalah Pribadi Sama Ahmad Dhani, Deretan Musisi Ini Gak Mau Manggung Bareng Dewa 19
-
Genitnya Mulan Jameela, Perhatiannya pada Ari Lasso di Tolak Mentah-Mentah di Depan Ahmad Dhani: Aku Bukan Suamimu...
-
Ello Akui Pernah Kehilangan Arah sebelum Dipilih jadi Vokalis Dewa 19, Rela Hanya Jadi Penyanyi Panggilan: Bisa Dipakai..
-
Sudah Saling Bentrok Sejak Dulu, Once Pernah Sebut Lagu Ahmad Dhani Cemen dan Murahan: Kalau Laku...
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel