/
Rabu, 30 Agustus 2023 | 16:39 WIB
Potret Maia Estianty (Instagram@maiaestiantyreal)

Depok.suara.com – Setelah berpisah dari Ahmad Dhani pada 2008, Maia Estianty memutuskan untuk mandiri. Ia terjun ke dunia bisnis hingga akhirnya dinikahi pengusaha sukses Irwan Mussry.

Bahkan mantan istri Ahmad Dhani ini menjelma menjadi sosok sosialita dengan berbagai macam bisnis yang digelutinya hingga menambah harta kekayaannya.

Selain bisa membuat lagu, ibu tiga anak ini juga ternyata jago dalam hal berbisnis. Tak heran jika kini Maia memiliki harta kekayaan yang fantastis.

Apa saja bisnis Maia Estianty dan berapa total harta kekayaannya? Berikut ulasan singkatnya dikutip dari Suara.com.

1. Endorse

Sebelum bercerai dengan Ahmad Dhani, Maia pernah mempunyai grup band Duo Ratu yang populer pada masanya. Rekan duetnya kala itu Pinkan Mambo lalu digantikan Mulan Jameela.

Perpisahannya dengan Ahmad Dhani membuat kariernya di dunia musik jadi redup. Meski begitu, pundi-pundi rupiahnya terus mengalir dari sejumlah endorse yang ia terima melalui media sosial. 

2. Bisnis kosmetik

Selain pandai menciptakan lagu, ibunda Al El dan Dul ini juga mempunyai produk kosmetik bermerek EMK hasil kerjasamanya dengan doktor kecantikan Amerika Serikat, Thiago Freire.

Baca Juga: Bursa Transfer: Tinggalkan Chelsea, Marc Cucurella Setuju Gabung Manchester United

Maia tidak memasarkan produknya di Indonesia. Mantan rekan duet Mulan Jameela ini memasarkan produknya di luar negeri seperti London dan Inggris.

Kosmetik milik Maia itu dibenderol dengan harga jutaan rupiah karena menggunakan bahan-bahan kualitas premium. 

Meski dijual di luar negeri, masyarakat Indonesia pun bisa membeli produk tersebut dengan menghubungi kontak di IG @maiaestiantyreal.

3. Perusahaan outsourcing

Pentolan Duo Ratu ini kabarnya juga perusahaan outsourcing atau perusahaan alih daya yang diberi nama PT Perdana Perkasa Elastindo dengan jumlah karyawan mencapai 7 ribuan.

Perusahaan dibawah naungan Maia ini selalu mendapat review yang baik dari jobstreet perihal gaji dan tunjangan, namun sayangnya pekerja tidak bisa menjadi karyawan tetap.

Load More