Depok.suara.com – Doddy Sudrajat beserta anaknya Mayang Lucyana Fitri memberikan tantangan ke dr Richard Lee soal minuman kolagen yang bisa membuat kulit menjadi putih
Tak main-main, sebagai imbalannya, Doddy Sudrajat dengan sukarela memberikan uang ke dr Richard Lee sebesar Rp500 juta jika bisa mematahkan pernyataan Mayang.
Dr.Richard Lee lewat TikTok pribadinya menjawab tantang Doddy Sudrajat dan mengungkapkan bila minuman kolagen tidak bisa memutihkan kulit.
"Pak Doddy dan mbak Mayang, jadi minuman kolagen itu nggak bisa bikin putih ya. Di mana-mana menurut jurnal, minuman kolagen tuh nggak bisa mutihin kulit," kata dr Richard Lee melalui TikToknya, Minggu (10/9/2023).
Lalu, apa manfaat kolagen bagi kulit? Berikut fakta-faktanya:
Dilansir dari laman resmi herminahospitals.com, kolagen merupakan kunci untuk mendapatkan kulit kencang dan wajah yang awet muda.
Untuk itu, kolagen sangat dibutuhkan untuk kulit. Pada usia muda, pembentukan kolagen masih sangat bagus sehingga kulit tetap lembab dan elastis.
Salah satu cara perawatan kolagen yang sedang tren yaitu memakai krim yang mengandung kolagen, namun sayangnya hal tersebut hanya berlaku di permukaan saja.
Pemakaian krim kolagen tidak dapat mencegah hilangnya kolagen namun tidak dapat menghilangkan kerutan yang ada di wajah.
Lalu bagaimana dengan tren suplemen atau minuman yang mengandung kolagen?
Penelitian menunjukkan bahwa, wanita yang mengkonsumsi minuman mengandung kolagen setiap hari selama 12 minggu mengalami hidrasi kulit yang meningkat dan penurunan kerutan dibandingkan dengan yang tidak mengkonsumsi.
Untuk hasil yang maksimal, produk kolagen harus digabungkan dengan dua asam amino seperti glisin dan prolin dan proses tersebut membutuhkan bantuan vitamin C.
Contoh makan yang mengandung prolin yakni putih telur, gandung, produk susu, kubis, jamur. Sedangkan makanan yang mengandung glislin seperti kulit ayam, gelatin.
Tidak lupa untuk memperhatikan hal-hal yang bisa memerusak kolagen sepeti gaya hidup merokok, mengkonsumi gula dan karbohidrat dalam jumlah yang banyak serta papan sinar matahari yang berlebihan.(*)
Tag
Berita Terkait
-
Kenali Faktor Risiko Kanker Payudara, Salah Satunya Menopouse Terlambat?
-
3 Kebiasaan Buruk yang Bisa Mendatangkan Bahaya Kesehatan, Jaga Diri!
-
3 Manfaat Sarapan Pagi Sehat yang Jangan Dilewatkan, Jaga Berat Badan
-
Ditagih Rp500 Juta oleh Dokter Richard Lee, Mayang Langsung Minta Maaf
-
4 Efek Samping Minum Kolagen yang Harus Diwaspadai, Bisa Sebabkan Insomnia
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah
-
DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square
-
Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek
-
Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta
-
Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook
-
PTBA Bina Karakter Siswa Ring 1, Anak-anak Disiapkan Jadi Generasi Unggul Masa Depan
-
Sepatu Lari untuk 'Easy Run': 5 Merek yang Bikin Lari Santai Terasa Lebih Menyenangkan
-
5 Rekomendasi Sepatu Lokal Paling Hits April 2026: Kualitas Premium, Harga Bersahabat
-
Terkuak Dugaan Modus Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar, Dana Petani Tambak Udang Diduga Tak Tepat Sasaran
-
5 Alasan Bupati Bogor Rudy Susmanto Sebut Pameran APFI 2026 Sebagai 'Lorong Sejarah' Bangsa