Depok.suara.com - Belakangan pesepakbola muda Enzo Sternal viral pasca pencoretan namanya dari squad Timnas Prancis U-16 karena dugaan Islamophobia.
Remaja keturunan Aljazair tersebut, dikutip dari n2news, didepak federasi sepakbola Prancis FFF karena aksi selebrasinya yang menunjukkan gestur keagamaan kau muslim mengandung kontroversial.
Saat merayakan selebrasi, Terdapat kalimat "Allah Is Great" di pakaian dalam Enzo yang ditunjukkannya saat bersuka cita.
Allah Is Great sendiri dapat diartikan sebagai semuah kalimat takbir yang bermakna 'Allahu Akbar' dalam bahasa Arab.
Belum diketahui dengan pasti bagaimana sanksi ini berlanjut dan nasib pemuda bertalenta itu untuk membela salah satu negara unggulan dalam dunia sepakbola di masa depan.
Sementara itu terkait isu Islamophobia, sepakbola Indonesia sempat digegerkan sikap sentimen Shin Tae Yong terhadap urusan peribadatan pemain beragama islam di Timnas Indonesia.
Momen itu terjadi saat bulan ramadan tahun ini berbarengan dengan agenda pemusatan latihan jelang pertandingan FIFA Matchday silam.
STY kala itu melarang para pemain beragama muslim untuk menjalani ibadah puasa ramadan agar tidak menggangu persiapan timnas.
Bagi pelatih asal Korea Selatan itu, intensitas olahraga berat dalam sepakbola tidak akan maksimal jika pemain dalam keadaan tidak makan dan minim di siang hari.
"Puasa, memang agak sulit bagi saya karena para pemain harusnya bisa makan di jam-jam tepat waktu. Kalau tanpa makan, tapi harus lari dan tanding, itu agak sulit buat pemain," ujar Shin Tae Yong dikutip dari Suara.com (21/3/23).
Meski begitu, larangan puasa ini dikatakan eks pelatih timnas Korea Selatan itu barangkali bisa diganti pada hari lain di luar ramadan. Sebab itu dirinya perlu konsultasi dengan ulama.
"Mungkin hari-hari yang tidak puasa, mungkin bisa diganti, setelah periode puasa. Untuk itu harus dibicarakan lagi dengan pemain dan pemimpin agama," jelas STY.
Sebagai pihak asing, dapat dimaklumi jika Coach Shin Tae Yong kurang memahami pentingnya ibadah puasa bagi umat islam. Sebab itu belum tentu atas dasar islamophobia dirinya melarang punggawa merah putih berpuasa kala itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil
-
Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air
-
Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi
-
9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos
-
Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan
-
Strategi Pemerintah Siapkan Hidrogen Jadi Bahan Bakar Masa Depan RI
-
Pakar Desak Tim 9 Bongkar Pihak Lain yang Punya Kuasa Lebih Besar dari Febrie Adriansyah
-
Puluhan Siswa TK Gaya Baru Solo Belajar di Atap yang Kondisinya Membahayakan
-
Hari Anak Nasional: Langkah Kecil ATFAC yang Mengubah Masa Depan Anak-anak Kurang Beruntung