Depok.suara.com - Tommy Welly atau yang akrbar dikenal dengan Bung Towel, kembali menjadi perhatian pasca kritik-kritik pedasnya pada sepakbola Indonesia
Pengamat sepak bola ini merasa jadi target teror warganet pasca melancarkan kritik pada PSSI beserta pelatih kepala Timnas, Shin Tae Yong.
Bung Towel merasa, serangan publik di media sosialnya sudah terlalu kelewatan hingga dirinya menuding STY merupakan sosok yang anti-kritik.
"Apakah Shin Tae Yong ini anti kritik? Itu satu, karena setiap kali mendapatkan kritik, ada serangan balasan," kata Bung Towel dikutip dari akun tiktok @gundulboy.
Saking kecewanya diserang, Bung Towel sampai curiga kalau STY menyewa buzzer untuk melindungi nama besarnya di ranah media sosial.
"Yang kedua, apakah Shin Tae Yong menggunakan Buzzer? Kalau sampai ini benar terjadi, ini sangat memalukan dalam perkembangan sepakbola," jelas Bung Towel.
Lantas, siapa sebetulnya sosok viral Bung Towel ini? Berikut ulasan profilnya, dilansir dari situs bolatimes.com.
Profil Bung Towel
Bung Towel sudah terkenal di masyarakat sebagai komentator sepak bola. Lelaki kelahiran Bandung, 5 Maret 1971, ini memang sering muncul memandu tayangan sepakbola.
Sebelum berkarier sebagai komentator, Bung Towel sudah lebih dulu terjun di dunia sepak bola sebagai jurnalis.
Baca Juga: Pengamat Sebut Mahfud MD Bisa Perkuat Branding Integritas Sebagai Cawapres Ganjar
Dirinya sempat menempuh pendidikan di Jurusan Jurnalistik Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Padjadjaran.
Sejak masih berstatus mahasiswa, Bung Towel sudah bekerja sebagai jurnalis di Harian Umum Bandung Pos dan bertugas dalam segmen olahraga.
Dari pengalamannya itu, Bung Towel mendapatkan bekal pengetahuan yang mumpuni untuk menjadi seorang komentator maupun pengamat sepak bola Indonesia.
Di masa lalu, Bung Towel sering muncul di stasiun televisi ANTV sebagai komentator pertandingan Indonesia Super League (ISL).
Karier Bung Towel melesat karena tak hanya muncul di satu stasiun televisi, karena dia juga menjadi analis dan komentator kompetisi lain macam Liga Champions hingga liga-liga Eropa lainnya.
Selain sebagai komentator, Bung Towel juga pernah bekerja di federasi sebagai General Manager Football Development PSSI.
Dari latar belakangnya sebagai wartawan tersebut, tak ayal Bung Towel amat terbuka dengan ide kebebasan berkritik
Memiliki banyak pengetahuan dari riset di dunia sepakbola, ia tak jarang membandingi prestasi Indonesia di masa lalu dengan generasi yang dibangun STY kini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Awal Bulan Juli, Rupiah Tertekan Lawan Dolar AS ke Level Rp17.980
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai dan Telur Kompak Turun, Minyak Goreng Kemasan Masih Merangkak Naik
-
Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian Hari Ini, 1 Juli 2026
-
Prabowo Beri Kenaikan Pangkat Kehormatan untuk Purnawirawan Polisi, Termasuk Mantan Ajudan Soekarno
-
IHSG Sempat Dibuka Melemah Tapi Langsung Hijau, BBCA Masih Dijual Asing
-
Misbakhun Sebut Sentimen Negatif Jadi Penyebab IHSG Anjlok Meski Fundamental Ekonomi Kuat
-
Tok! Tarif Listrik Juli - September 2026 Tidak Naik!
-
Aturan Minum Magnesium yang Benar Biar Tak Mudah Stres dan Tidur Nyenyak di Usia 30-an
-
Perempuan Disabilitas yang Berdaya, Membawa Karya dari Daerah ke Panggung Jakarta
-
Piala Dunia 2026 Patahkan Logika Statistik: Sepak Bola Tak Bisa Diukur dengan Algoritma