Depok.suara.com - Bocah berinisial MDF (12) ditemukan tewas di sebuah rumah di Kampung Sindangkarsa, RT 1 RW 8, Sukamaju Baru, Tapos, Depok, Rabu (27/9/2023) malam. Dia diduga menjadi korban kekerasan.
Kapolsek Cimanggis, Kompol Arief Budiharso, mengaku belum bisa memastikan penyebab kematian bocah. Polisi masih menunggu hasil autopsi.
"Memang yang bersangkutan ditemukan sudah meninggal dunia. Untuk saat ini kita menunggu hasil autopsi terlebih dahulu," kata Arief kepada wartawan, Kamis (28/9/2023).
Menurutnya, sebanyak dua saksi sudah dimintai keterangan terkait peristiwa tersebut.
"Untuk saksi awal kita sudah ada dua orang (diperiksa)," ujarnya.
Saat ini, kata Arief, kasus penemuan mayat itu dilimpahkan ke Polres Metro Depok. Sebab korban masih berstatus di bawah umur.
"Karena berkaitan dengan anak di bawah umur kita limpahkan Polres Metro Depok," tuturnya.
Versi warganet
Disebut pelaku tersebut adalah seorang kakek-kakek tua. Diduga kakek tua itu suka memegang alat kelamin korban.
Baca Juga: Hasil Asian Games 2022: Gol Sananta Dianulir, Timnas Indonesia Tersingkir
Disebutkan korban sering mengalami pendarahan saat buang air kecil. Ia mengadu kepada ibunya bahwa pelaku sering memegang.
Ibu korban sangat marah karena anaknya diperlakukan demikian oleh pelaku. Ia menyampaikan protesnya kepada pelaku siang-siang, dengan kata-kata keras.
Namun, situasi semakin parah saat sore hari. Ketika korban hendak berangkat ngaji, pelaku tak terima dimarahi dari ibu korban. Akhirnya, pelaku meremas alat kelamin korban hingga korban menangis dan berusaha melarikan diri.
Saat korban hendak pulang, ia terus dikejar dan bahkan dicekik oleh pelaku di depan teman-temannya. Korban sampai biru karena perlakuan tersebut.
Pelaku bertindak demikian agar korban tidak memberi tahu orangtuanya tentang kejadian ini. Namun, yang disayangkan, korban bahkan meninggal akibat tindakan kekerasan yang dilakukan oleh pelaku.
Setelah dilakukan interogasi, ternyata bukan hanya korban yang mengalami oleh pelaku, melainkan banyak anak yang menjadi korban serupa. Informasi ini baru terungkap karena banyak dari teman-teman korban selama ini tidak berani memberitahu orangtuanya.
Tag
Berita Terkait
-
Pidato Soeharto pada Tahun 1995 Soal Hal Ini Jadi Kenyataan di Tahun 2020: Pemuda Indonesia Akan Hancur
-
Kemaluannya Diremas Engkong, Bocah di Depok Meninggal Dunia
-
Virly Virginia Ngaku Dipaksa Pegang Kelamin Sutradara Film Keramat Tunggak
-
Wali Kota Depok Turun Tangan Potong Kabel Semrawut, Warganet: Pencitraan
-
Menikah Selama 23 Tahun Bersama Bambang Trihatmodjo, Mayangsari Beberkan Perubahan Makna Cintanya
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
Setelah Perbaiki KRAS, Danantara Bangun Pabrik Baja Baru
-
Tetap Sehat dan Stylish, 5 Pilihan Smartband Under Rp500 Ribu Cocok untuk Anak Muda Gaul!
-
3 Tips Memilih Lipstik Awet Muda di Usia 40-an, Bikin Bibir Makin Segar!
-
Ahmad Luthfi Tegaskan Penanganan Bencana Tegal: Bukan Sekadar Bantuan, Tapi Sampai Relokasi Total!
-
Boneka Bernyawa di Jendela Kamar 147
-
Novel Di Tanah Lada: Ketika Kepolosan Anak Bertemu Dunia yang Kejam
-
Dari Tugas Akhir ke Panggung Dunia, Film Anak Macan Sabet Best International Short Film
-
Sentuhan Hati Eyang Meri Hoegeng, Ahok Kenang Kiriman Masakan ke Penjara dan Pesan Kejujuran
-
Peluang Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Asia 2031 Menguat, Satu Negara Pesaing Resmi Mundur
-
7 City Car Bekas Mesin Bertenaga, Hemat dan Bandel Melibas Tanjakan