Monkeypox atau yang kita sebut cacar monyet adalah penyakit menular yang biasanya ringan dan endemik pada bagian barat dan tengah Afrika penyakit ini menyebar melalui kontak deket dengan yang sudah terkena sehingga menular ke orang lain,dari WHO mengatakan hingga sabtu ,ada 92 kasus yang sudah terkonfirmasi dan 28 kasus dugaan cacar monyet yang dilaporkan dari 12 negara diman virus itu bukan endemik dengan demikian WHO akan memberikan panduan dan aturan rekomendasi lebih lanjut dari sejumlah negara yang sudah terkena untuk mengurangi penyebarang lebih lanjut.
David Heyman angota WHO yang ahli spesialis penyakit menular mengatakan “apa yang tamapaknya terjadi sekarang adalah bahwa cacar monyet telah termasuk dalam populasi dan menyebar seperti infeksi menular seksual ,yang telah memperkuat penularanya di seluruh dunia”
Tanda atau gejala orang yang terkena cacar monyet/Monkeypox
Gejala awal yaitu seseorang tersebut akan terkena demam panas ,sakit kepala ,nyeri otot ,bengkak serta nyeri punggung biasanya juga pasien akan mengalami ruam satu sampai tiga hari setelah timbulnya demam diawali dengan dimualinya ruam atau bintik-bintik pada wajah dan menyebar ke bagian lain dari tubuh ,seperti telapak tangan dan telapak kaki.
Apakah obat penyakit cacar monyet ini?
dalam baru-baru ini kasus cacar monyet semakin mulai menyebar keberbagia negara lalu adakah obat yang bisa menyembuhkanya ,saat ini belum ada perawatan kuhus dari beberap kasus yang ada meskipun sebgaian kebnyakan kasus ringan adpun hal yang paling efektif dalam mencegah atau mengobatinya yaitu melakukan isolasi terhadap pasien yang terkena serta melakukan Vaksin cacar yang mana terbukti sangat efektif dalam penyebaranya.
Berita Terkait
-
Waspada! Wabah Mpox di Afrika Tidak Terkendali, 1.100 Orang Tewas
-
Waspada! Cacar Monyet Melonjak di Australia, Total 737 Kasus
-
Monkeypox Merebak di Afrika, Apa Vaksin Mpox Aman untuk Anak?
-
Jumlah Kasus Cacar Monyet di Filipina Naik, Menteri Kesehatan Bilang Begini
-
5 Pertanyaan Seputar Vaksin Mpox: Bisa Dapat di Mana dan Untuk Siapa?
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Puluhan Lansia di Prabumulih Dapat Layanan Kesehatan Gratis, Menjaga Tetap Sehat di Usia Senja
-
Nomor 7 Tetap Milik Ronaldo! Pemain Ini Warisi Nomor Mendiang Diogo Jota di Piala Dunia 2026
-
Mengapa Jakarta Masih Berpotensi Hujan Saat Musim Kemarau? BMKG Jelaskan Penyebabnya
-
Dasco: DPR Malam Ini Lembur Kerjakan UU P2SK, Akan Difinalisasi Besok
-
Javaco Hadir di Palembang, Pengrajin Lokal Jadi Fokus Lewat Program Suara Jagoan
-
Heboh Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG, Istana Turun Tangan Lakukan Audit Internal
-
Akhir Penantian 40 Hari, 443 Jemaah Haji Asal OKU Timur Kembali ke Pelukan Keluarga
-
Pendapatan Hampir Sesuai Target, Mengapa Ada Rp138 Miliar Dana Tersisa di APBD Pontianak?
-
Terungkap! Ini Catatan yang Membuat Dadan Hindayana Kehilangan Kursi Kepala BGN
-
Dasco Bongkar Alasan Nanik Layak Gantikan Dadan Hindayana di BGN