Dewan Kolonel yang dibentuk sejumlah anggota Fraksi PDIP tetap mendorong Puan Maharani maju ke Pilpres 2024, meski putri kandung Megawati Soekarnoputri itu mendapat sentimen negatif gegara terlihat cemberut saat membagi-bagikan kaos kepada para pedagang.
Anggota DPR Fraksi PDIP Trimedya Panjaitan seperti dikutip Suara.com, Kamis (29/9), menganggap jika sentimen negatif itu tidak mempengaruhi Dewan Kolonel dukungan untuk Puan.
"Enggak, kita enggak ada merasa, kita mendukung Mba Puan dengan hati, dengan idealisme, jadi nggak ada berat bagi kita," kata Trimedya.
Trimedya memaklumi soal kondisi Puan ketika berada di tengah masyarakat. Dia pun menganggap wajah cemberut itu mungkin karena Puan kelelahan.
"Dia kan juga manusia, mungkin ada kelelahan, mungkin juga itu apa tim yang ambil kaosnya lama," kata Trimedya.
Trimedya juga mengungkit soal Presiden Jokowi yang sering melepar kaos kepada warga sama seperti apa yang dilakukan oleh Puan Maharani.
"Kalau soal lempar kan Pak Jokowi juga lempar kaos, kok giliran Mba Puan yang melempar itu jadi masalah," ujar Puan.
Kemudian, soal wajah cemberut Puan, Trimedya menilai hal itu mungkin terjadi karena faktor kelelahan. Ia mengaku sepanjang sepengetahuannya, Puan selalu memberikan senyum dalam kunjungan ke daerah.
"Mba Puan ini kan nggak boleh ada celah dikit, kalau yang lain-lain kan calon lain ada celah enggak apa-apa. Dan ketiga itu tidak ada maksud apa-apa dengan sikap seperti itu," ujarnya.
Puan Kena Sindir
Video Puan Maharani yang tengah membagi-bagikan kaos ke warga viral di media sosial. Pasalnya wajah dari Ketua DPP PDI Perjuangan itu disebut cemberut.
Atas ekspresi yang ditampilkan oleh Puan, berbagai pihak mulai merespons videonya, salah satunya dari pengamat media sosial Rudi S Kamri.
Melalui kanal YouTubenya, Kanal Anak Bangsa Rudi S Kamri menyebut bahwa tindakan Puan Maharani saat membagikan kaos cukup membuatnya kaget.
"Tertegun saya melihat video yang barusan, ini apa dan siapa ternyata ini adalah Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua DPP PDIP Puan Maharani yang digadang-gadang oleh kelompoknya menjadi capres," ujar Rudi S Kamri pada video yang tayang Selasa (27/9/2022).
"Coba mari kita diskusikan mimiknya, apakah ini yang dikatakan hasil polesan dewan kolonel yang ada di DPR RI hasilnya menurut anda wangi tidak, kalau menurut saya sengak," imbuhnya.
Berita Terkait
-
Sebut Anies Gencar Bikin Keputusan Strategis Jelang Lengser, Gilbert PDIP Minta Nama Pj Gubernur Segera Diumumkan
-
Puan Maharani Bantu Petani Tanam Padi, Gerakannya Jadi Sorotan Netizen: Maju Disaat Gak Tepat
-
Bukan Nandur Alias Nanam Mundur, Puan Maharani Justru Kebalikannya, Tanam Padi tapi Jalannya Maju
-
Tepis Puan Tak Merakyat, Kader PDIP Ini Soroti Aksi Pengawal Saat Momen Cemberut Terjadi
-
Warganet Ramai Soroti Cara Tanam Bibit Padi Puan Maharani: Baru Tahu Cara Nanam Padi dengan Cara Maju
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Bongkar Kasus Korupsi Kakap, Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Inspirasi Tokoh Muda Jambi
-
Momen Presiden Prabowo Subianto Hadiri Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju
-
Digelar Besar-besaran, Arak-Arakan Buaya dan Singa Warnai Ultah Anak Dedi Mulyadi
-
Berapa Kali Prabowo Reshuffle Kabinet? Ini Daftar Bongkar Pasang Menteri Sejak Dilantik
-
Menyoal Pungutan Galon dan Redefinisi Infak Pembangunan di Madrasah
-
KPK Panggil Staf Ahli Menhub Dudy Purwagandhi di Kasus DJKA
-
Purbaya Pede Pertumbuhan Ekonomi 8% Tercapai 2-3 Tahun Lagi
-
Tottenham Dihantam Badai Cedera, Kondisi Xavi Simons Mengkhawatirkan?
-
Panduan Lengkap Cara Melacak Lokasi HP yang Hilang Lewat Gmail, Tak Perlu Panik
-
Endrick Buka Peluang Bertahan di Lyon, Tak Pasti Kembali ke Real Madrid